Mitrapost.com – Hari ini, 10 Oktober diperingati sebagai Hari Kesehatan Mental Sedunia, yang ke 28. Pada tahun 2020 ini, Hari Kesehatan Mental Sedunia mengangkat tema investasi kesehatan mental.
Dikutip dari Wikipedia, Hari Kesehatan Mental Sedunia dirayakan untuk pertama kalinya pada 10 Oktober 1992 atas kegiatan tahunan Federasi Dunia untuk Kesehatan Mental (WFMH) oleh Wakil Sekretaris Jenderal Richard Hunter.
Awalnya tujuan peringatan ini untuk mempromosikan advokasi kesehatan mentak dan mendidik publik tentang isu-isu yang relevan.
Pada tahun 1994 Hari Kesehatan Mental Sedunia dirayakan dengan tema “Meningkatkan Kualitas Layanan Kesehatan Mental di Seluruh Dunia” untuk pertama kalinya atas saran dari Sekretaris Jenderal Eugene Brody.
Hari Kesehatan Mental Sedunia didukung oleh WHO melalui peningkatan kesadaran tentang masalah kesehatan mental menggunakan hubungan yang kuat dengan Kementerian Kesehatan dan organisasi masyarakat sipil di seluruh dunia. WHO juga mendukung pengembangan materi teknis dan komunikasi.
Apabila kesehatan mental terganggu, maka timbul gangguan mental atau penyakit mental. Gangguan mental dapat mengubah cara seseorang dalam menangani stres, berhubungan dengan orang lain, membuat pilihan, dan memicu hasrat untuk menyakiti diri sendiri.
Baca juga : Doa Agar Senantiasa Diberi Kesehatan
Beberapa jenis gangguan mental yang umum ditemukan, antara lain depresi, gangguan bipolar, kecemasan, gangguan stres pasca trauma (PTSD), gangguan obsesif kompulsif (OCD), dan psikosis.
Beberapa penyakit mental hanya terjadi pada jenis pengidap tertentu, seperti postpartum depression hanya menyerang ibu setelah melahirkan.
Namun, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), kesehatan mental merupakan salah satu bidang kesehatan masyarakat yang paling terabaikan.
Hampir 1 miliar orang di dunia memiliki gangguan kesehatan mental, 3 juta orang meninggal setiap tahun akibat penggunaan alkohol yang berbahaya dan satu orang meninggal setiap 40 detik karena bunuh diri.
Apalagi saat Covid-19, akses kesehatan menjadi sangat terbatas. Karena pelayanan kesehatan ikut terganggu.
“Hari Kesehatan Mental Sedunia adalah kesempatan bagi dunia untuk berkumpul dan mulai memperbaiki pengabaian terhadap kesehatan mental,” kata Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia Dr Tedros Adhanom Ghebreyesus. (*)
Baca juga :
- Ternyata, Hobi Dapat Meningkatkan Kesehatan Mental
- Orangtua Wajib Tau : Darurat Kekerasan Seksual Pada Anak
- Musim Hujan Segera Tiba, Lakukan 9 Langkah Antisipasi Terjangkit DBD
Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, instagram, dan twitter
Redaktur : Dwifa
Redaksi Mitrapost.com
