oleh

Jangan Berlebihan Minum Teh, Begini Dampak Buruknya

Mitrapost.com – Segala sesuatu yang berlebihan, memanglah tidak baik. Begitu juga mengonsumsi teh secara berlebihan.

Sejumlah efek buruk dapat dipicu dari meminum teh berlebihan. Berikut ini efek buruknya mengutip Tempo.co, Jumat (24/12/2020).

  1. Menghambat penyerapan zat besi

Tanin, senyawa polifenol yang membuat minuman seperti teh dan anggur terasa pahit, dapat menghambat penyerapan zat besi jika dikonsumsi secara berlebihan, menurut sebuah penelitian yang diterbitkan di Food Research International. Senyawa ini mengikat zat besi, khususnya zat besi non-heme, yang ditemukan dalam makanan nabati seperti bayam dan kacang-kacangan.

Baca juga: Kandungan Buah Naga dan Manfaatnya untuk Tubuh

  1. Terpapar racun

Seperti halnya dengan hampir semua makanan yang dibudidayakan saat ini, daun teh dapat mengandung atau menyerap berbagai senyawa beracun dari tanah atau melalui metode pemanenan. Sebuah studi Journal of Toxicology menemukan bahwa ketika para peneliti menguji 30 jenis teh — termasuk varietas hitam, hijau, putih, dan oolong — semuanya mengandung timbal.

  1. Sulit tidur dan sakit kepala

Teh mengandung kafein lebih sedikit dari kopi, yaitu antara 20 dan 60 miligram per cangkir. Namun, jika minum teh terlalu banyak, kafein itu bertambah. Terlalu banyak kafein dikaitkan dengan gangguan tidur, mulas, sakit kepala, dan kecemasan. Masing-masing efek negatif ini cenderung hanya terjadi jika mengonsumsi kafein secara berlebihan, antara 100 hingga 200 miligram per hari.

Baca Juga :   Gejala Baru Covid-19 yang Mematikan, Waspada Happy Hypoxia 

Baca juga: Manfaat Mengkudu, Mencegah Kanker hingga Menyehatkan Kulit

  1. Lemon mengandung kadar logam

Teh putih, hijau, hitam dengan tambahan asam sitrat dari lemon mungkin memiliki kadar aluminium, kadmium, dan timbal yang lebih tinggi, menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Food Composition and Analysis. Teh lemon, khususnya, mengandung level 10 hingga 70 kali lebih tinggi daripada teh lainnya.

Jadi, meskipun asam sitrat adalah bahan antioksidan yang meningkatkan senyawa fenolik dan konsentrasi elemen saluran yang bermanfaat, seperti magnesium, asam sitrat meningkatkan ketersediaan logam beracun.

Baca juga: 5 Manfaat Susu Almond, Dukung Kesehatan Jantung

  1. Merusak tulang

Peneliti menemukan tingkat fluorida yang lebih tinggi dalam kantong teh di Inggris, menurut studi Food Research International. Mengkonsumsi terlalu banyak fluorida dapat merusak gigi, tulang, dan persendian. Studi ini dilakukan pada teh Inggris, jadi belum tentu hasilnya sama dengan teh kantong dari negara lain.

Baca Juga :   Hati-hati! Makanan Ini Bisa Memicu Keracunan

Untuk mengurangi efek buruknya, pilih teh daun lepas atau teh tubruk. Para peneliti mencatat bahwa air seduhan teh memiliki kandungan unsur berbahaya yang lebih rendah seperti aluminium, kadmium, dan timbal dibandingkan dengan teh kantong.

Baca juga: 

Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, twitter dan instagram

Redaktur: Atik Zuliati

 

 

Berita Terkait