oleh

Pemkab Pati Diharapkan Mampu Siapkan Tenaga Kerja Terampil

Pati, Mitrapost.com Kerjasama antara Kabupaten Pati dengan PT Hwaseung Indonesia (HWI) memberikan dampak positif. Selain menyumbang angka pendapatan daerah juga mampu menyerap tenaga kerja asal Pati.

Oleh sebab itu anggota Komis B DPRD Pati, Narso, mengusulkan agar pemerintah kabupaten mampu menyiapkan tenaga kerja yang terampil. Hal ini agar kompetensi yang dimiliki mampu diserap oleh perusahaan-perusahaan besar, salah satunya untuk PT HWI.

“Pemerintah harus sigap menyambut masuknya investasi di Pati. Dengan mempersiapkan tenaga kerja terampil untuk karyawan PT. HWI,” tegas politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) saat dihubungi, Rabu (10/2/2021).

Narso menyampaikan bahwa Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Pati harus menampung calon-calon tenaga kerja terampil. Yaitu dengan memberikan bekal melalui pelatihan ketenagakerjaan yang sesuai dengan bidang produksi perusahaan-perusahaan besar yang masuk ke Pati.

“Apabila kualitas tenaga kerja kita belum memenuhi, kami berharap supaya Disnaker mampu menampungnya terlebih dahulu. Dengan maksud memberi pelatihan yang intensif kepada para calon tenaga kerja ke sektor berpeluang,” ungkapnya.

Baca juga: PT HWI Sumbang PAD Pati Senilai Rp1,67 Miliar

Dengan begitu, kerjasama antara investor yang menanamkan modal di Pati juga mendapatkan keuntungan dengan penyerapan tenaga kerja berkompetensi.

Secara berkelanjutan, kerjasama tersebut dapat berdampak positif secara ekonomi. Karena dengan adanya penyerapan tenaga kerja besar-besaran berdampak pada berkurangnya angka pengangguran.

“Dalam menyambut adanya PT. HWI yang diproyeksikan menyerap tenaga kerja hingga 13 ribu karyawan. Maka, memberikan kesempatan bagi masyarakat Pati untuk bekerja di sana. Sehingga mereka akan memperoleh pendapatan gaji dari perusahaan tersebut,” ujar Narso.

Baca juga: Modus Tawaran Kerja, Tiga Penyalur Tenaga Migran Ilegal Dibui

Menurut info, PPT HWI akan merekrut karyawan lokal asal Pati maupun yang sebelumnya bekerja di pabrik yang sama berlokasi di Jepara, Karawang, Bekasi, dan Tangerang.

Menurut Sugito Ketua DPD Aprisindo (Asosiasi Persepatuan Indonesia) Jateng yang ditunjuk oleh PT HWI, menjelaskan bahwa planning 2021 adalah mulai pembuatan rekonstruksi bangunan di Bulan April-Mei. Selain itu, mulai mengadakan rekruitmen untuk level pimpinan.

Sesuai schedule, September-Oktober 2022 memproduksi 50.000 pasang sepatu per bulan. Pada 2023 memproduksi 700.000 pasang sepatu per bulan. Dan 2024 memproduksi 1 juta pasang per bulan. (Adv)

Baca juga: Capaian PAD Pati Peringkat 21 Jawa Tengah

 

Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, twitter dan instagram

Redaktur : Ulfa

 

Berita Terkait