oleh

Banjir di Jati Wetan Surut, Ganti Sumur Warga Berwarna Hitam dan Bau

Kudus, Mitrapost.comSetelah banjir di Desa Jati Wetan, Kecamatan Jati, Kudus sudah mulai surut. Tepatnya di Dukuh Tanggulangin, warga setempat kini harus mengalami air sumur yang tercemar, berwarna hitam dan berbau busuk.

Menurut pengakuan salah satu warga, Mukhsin, air sumur di rumahnya berubah warna dan tidak dapat digunakan.

“Ini sumur ganti berwarna hitam dan berbau busuk,” ujarnya melansir Detik.com pada Selasa (23/2/2021).

Sebelum kejadian ini, banjir di Desa Jati Wetan juga berwarna hitam yang diduga akibat pencemaran.

“Kemarin banjir berwarna hitam, nah ini dampaknya seperti ini. Kalau tidak tahu ya anu-anu. Memang ada bukti warna sumurnya seperti ini. Bau badheg, busuk,” lanjutnya.

Baca juga: Banjir Hitam di Jati Wetan, Masih Tunggu Hasil Lab Dinas PKPLH

Ia bahkan terpaksa menggunakan air sumur tersebut untuk keperluan mandi. Ia berharap pemerintah desa setempat memberikan perhatian terhadap kejadian ini. Apalagi banyak warga di Dukuh Tanggulangin yang sumurnya tercemar berwarna hitam.

“Harapannya agar disedot dan dibersihkan sumur ini. Karena ini berdampak banget,” jelasnya.

Sementara itu Kades Jati Wetan mengatakan masih ada sejumlah warganya yang rumahnya tergenang banjir dan mengungsi di posko banjir.

“15 orang, 4 KK, warga Tanjung Karang 2 jiwa Jati Wetan 2 jiwa. Untuk sementara membersihkan, mungkin sore sudah kembali ke rumah,” kata Suyitno ditemui di Balai Desa Jati Wetan siang ini.

Suyitno mengatakan pihaknya akan menguras sumur warga yang berwarna hitam. Rencananya juga akan dilakukan dropping air bersih untuk warga yang air sumurnya berwarna hitam dan berbau.

“Itu nanti dari desa mengadakan pengurasan. Itu nanti mungkin besok pagi, karena situasi bisa minta dropping air dari Pura (pabrik kertas di Kudus). Ya nanti ke depan akan disedot juga,” ucap Suyitno.

Baca juga: Banjir dan Pencemaran Limbah Pabrik di Kudus Diklaim Tak Bahaya

Sebelumnya pada Rabu (4/2/2021) wilayah Desa Jati Wetan terendam banjir dengan kondisi air berwarna hitam serta menimbulkan bau tak sedap. Banjir berwarna hitam itu diduga karena pencemaran limbah pabrik yang lokasinya tidak jauh dari pemukiman warga.

Sementara itu Plt Bupati Kudus, Hartopo, pada Selasa (9/2/2021) mengatakan berdasarkan hasil uji lab sampel air banjir tidak ditemukan adanya zat berbahaya. (fp)

Baca juga; Terendam Banjir, Kerugian Petani Padi di Kudus Bisa Capai 15 Juta Per Hektare

 

Artikel ini telah tayang di Detik.com dengan judul ‘Banjir di Kudus Surut, Sumur Warga Kini Berwarna Hitam dan Berbau Busuk‘.

Komentar

Berita Terkait