oleh

Tradisi Dugderan Semarang Kembali Ditiadakan

Semarang, Mitrapost.com Tradisi Dugderan menyambut datangnya bulan suci Ramadan di Kota Semarang kembali ditiadakan. Hal itu mengingat kondisi pandemi Covid-19 masih belum benar-benar mereda.

“Kami memastikan Dugderan 2021 menyambut datangnya bulan suci Ramadan khas Semarang, ditiadakan. Kita perlu waspada terhadap kerumunan masyarakat,” kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang Indriyasari Rabu kemarin.

Iin, sapaan akrab kepala dinas Pariwisata Kota Semarang ini mengakui bahwa karnaval Dugderan sehari sebelum datangnya bulan suci Ramadan dipastikan untuk tahun 2021 ini, tidak ada. Rapat terkait untuk gelaran Dugderan tahun ini hingga saat ini juga belum ada.

“Tetapi kami memastikan Dugderan khas Semarang dalam menyambut datangnya bulan suci Ramadan tidak ada,” tandas Iin.

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 Bisa Dilakukan saat Bulan Ramadan

Demikian pula, untuk pasar malam dengan pedagang gerabah dan mainan anak-anak seperti komedi putar, bianglala, tong stand juga ditiadakan karena masih pandemi Covid- 19.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang Fravarta juga memastikan tradisi Dugderan pasar malam yang biasa digelar selama sepekan juga ditiadakan. Biasanya pedagang menggelar lapaknya di sekitar Pasar Johar, sepanjang Jalan Agus Salim dan kawasan Masjid Besar Kauman Semarang.

Dikatakan, saat ini juga belum ada rapat untuk membahas agenda Dugderan menyambut bulan suci Puasa. “Sementara ini, sudah dipastikan tidak ada tradisi Dugderan yang biasanya dimanfaatkan para pedagang gerabah untuk berjualan di sekitar kawasan Pasar Johar,” pungkasnya. (*)

Baca juga: Sambut Bulan Ramadan, 3 Amalan Malam Nisfu Syaban

 

Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, twitter dan instagram

Redaktur: Ulfa PS

Tentang Penulis: Redaksi

Gambar Gravatar
Redaksi Mitrapost.com

Berita Terkait