Pati, Mitrapost.com – Kasus Tuberkulosis (TB) di Kabupaten Pati dinilai tinggi hingga saat ini. Hal ini membuat Lembaga Mentari Sehat Indonesia (MSI) turun tangan untuk menemukan kasus dan ikut melakukan pendampingan pasien TBC.
Langkah ini dilakukan dengan melakukan penandatanganan kerja sama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pati di kantor Dinkes Kabupaten Pati, Selasa (30/3/2021) pagi.
Penandatanganan yang dilakukan antara Kepala Dinkes (Kadinkes) Kabupaten Pati Edy Siswanto dan Koordinator program penanggulangan TBC Kabupaten Pati dari Lembaga MSI, Moh Yasir Al Imron.
Yasir mengungkapan kerja sama ini berkerkaitan dengan program penanganan Tuberkulosis (TB) di Kabupaten Pati dalam kurun waktu tiga tahun. Kerja sama ini merupakan lanjutan dari program tahun-tahun sebelumnya.
Baca juga: Dorong Produktivitas Tebu, Produksi Gula di Pati Capai 40 Juta Kilo
Yasir menyebut, kasus TB di Pati terbilang tinggi saat ini. Bahkan, pihaknya meyakini masih ada kasus-kasus yang belum ditemukan. “Masih banyak kasus yang belum ditemukan,” tuturnya.
Karena itu, melalui program penanganan TB ini, pihaknya akan mengoptimalkan peran kader-kader TBC komunitas di lapangan untuk menemukan kasus dan membawa penderitanya ke Puskesmas terdekat.
“Setelah hasil tes positif, kader akan mendampingi pengobatan pasien tersebut sampai sembuh. Selain itu juga melakukan penelusuran kontak terdekat dan melakukan sosialisasi mengenai penyakit ini. Ujung tombak program penanganan ini memang ada di para kader tersebut,” kata Yasir.
Saat ini, sebut Yasir, terdapat 120 kader terlatih yang tersebar di 21 kecamatan. Namun, jumlah itu dinilai masih belum ideal. Karena masih ada beberapa Puskesmas yang belum pihaknya intervensi program penanganan TB.
Baca juga: Investasi Pati tahun 2020 Rp3,5 Triliun, Ditopang UMKM
“Ada sejumlah Puskesmas yang belum kami intervensi, antara lain Puskesmas Cluwak, Dukuhseti, Batangan, dan Pucakwangi. Karena itu perlu penambahan kader untuk mengoptimalkan program penanganan TB,” tandas dia.
Sementara itu, Kadinkes Pati Edy Siswanto berharap, bantuan penanganan kasus TBC ini dapat membantu dan bermanfaat bagi masyarakat Pati, khususnya bagi penderita TB agar mendapat pengobatan yang baik.
Wartawan






