Mitrapost.com – Gelaran Semarak Budaya Indonesia (SBI) 2026 hari pertama berlangsung pada Jumat (8/5/2026) malam di Balai Kota Surakarta. Ajang ini hadir untuk mempertemukan para pegiat seni dari seluruh Indonesia dalam satu momentum kemeriahan.
Seperti yang diinformasikan sebelumnya, SBI 2026 mengusung tema “Swarna Bumi Bahari” yang menunjukkan identitas Indonesia sebagai negeri dengan ragam budaya maritim. Tahun ini, SBI telah diselenggarakan untuk ke-13 kalinya di Surakarta.
“Mengangkat tema Swarna Bumi Bahari, SBI membawa kekayaan identitas bangsa Indonesia, negeri emas yang berdiri di atas keberagaman budaya dan kejayaan maritim,” jelas Ketua Pelaksana, Aprizal Rizaldi Naim.
“Menggambarkan Indonesia sebagai bangsa kepulauan, yang sejak dulu dipersatukan oleh laut, tradisi dan semangat gotong royong,” lanjutnya.
Selain menjadi ruang hiburan bagi masyarakat, gelaran ini juga bertujuan untuk memperkuat identitas seni dan budaya nusantara. Festival ini dapat disaksikan secara gratis di halaman Pendopo Balai Kota Surakarta.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surakarta Maretha Dinar Cahyono datang mewakili Walikota Surakarta, Respati Ahmad Ardianto, turut mengapresiasi gelaran tersebut. Menurutnya, festival SBI 2026 bisa menjadi wadah anak muda dalam mengekspresikan diri.
“Kami menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Candra Kirana Art Center dan Pemuda Indonesia Kreatif yang telah menghadirkan kegiatan positif dan inspiratif. Semarak Budaya Indonesia bukan sekedar pertunjukan seni, tetapi juga ruang perjumpaan budaya, ruang ekspresi generasi muda, sekaligus upaya nyata untuk menjaga identitas bangsa,” kata dia.
“Pemerintah Kota Surakarta akan terus mendukung kegiatan seni dan budaya yang dapat memperkuat identitas bangsa, menciptakan kreativitas dan membangun kebanggaan terhadap budaya Indonesia,” lanjut dia.
Adapun sejumlah sanggar dan seniman yang turut meramaikan SBI 2026 hari pertama, di antaranya Semarak Candrakirana Art Center dengan Tari Wasa Sagara, Alitalita Dance Class dengan Tari Jaipong Nyi Ronggeng, Danirmala dengan Tari Wadon, serta Sanggar Tari Tancep dengan Tari Jabang Uwong Nyi Serang.
Selain itu, Citra Puspita Paramesti dengan Tari Njathil, Pesona Nusantara dengan Tari Topeng Nawanda, Oemah Wayang Klaten dengan Tari Wira Laksita, Lemba Inisiasi Flowmotion Indonesia dengan Tari Rintik Bebatuan, Kiratama Jivana dengan Tari Resonansi Perlawanan Tubuh, Sanggar Seni Perwitasari Binaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tegal dengan Tari Ambu Sakanti.
Ada pula Budaya Nusantara Studio dengan Tari Mojang Bahari, Jagadhita dengan Tari Digdaya Samudra Wilwatikta, dan Sanggar Seni Budaya Al Farabi dengan Tari Spirit of Bahihe Kajang. Penampilan dengan tema Bahari turut dibawakan oleh Budaya Nusantara Studio Bogor berupa “Tari Mojang Bahari”.
Panggung budaya tersebut akan berlanjut lagi pada Sabtu (9/5/2025) di lokasi yang sama pada pukul 10.00 WIB sampai dengan selesai. (*)

Redaksi Mitrapost.com






