oleh

Tingkatkan Produktivitas, Dispertan Pati Optimalisasi Peranan Mantri Hewan

Pati, Mitrapost.com – Upaya meningkatkan produktivitas peternakan di Kabupaten Pati, Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Pati memperkuat peran dan koordinasi antara Mantri Hewan dengan Penyuluh Pertanian Lapangan yang bertempat di Balai Penyuluh Pertanian (BPP).

Mantri hewan terdiri menjadi 3 (tiga) bagian, yaitu Medik Veteriner atau Dokter Hewan, Paramedik Veteriner atau Perawat Hewan, dan Petugas Inseminasi Buatan (IB).

BPKAD Pati

Kepala Seksi (Kasi) Data dan Informasi Dispertan, Aldonny Nurdiansyah mengatakan, selama ini upaya yang dilakukan dalam memberikan penyuluhan ternak terkendala karena kurang maksimalnya peranana PPL yang terjun di lapangan. Sementara sebagian besar PPL hanya memahami tentang komoditas pertanian, bukan peternakan.

Baca juga: Dispertan Genjot Budidaya Porang di Pati

“PPL yang bertugas mendata dan menyuluh Kelompok Tani (Poktan) sering menemui kesulitan. Lantaran basic mereka hanya mampu memahami pertanian saja. Sementara peran mereka juga diperlukan untuk mendata dan menyuluh Poktan Ternak ke desa-desa,” ungkapnya kepada Mitrapost.com.

Sehingga, Dispertan berupaya menyamakan presepsi kepada PPL yang bertugas di BPP untuk saling berkoordinasi dengan Mantri Hewan. Supaya mereka dapat mengerti bagaimana memantau kondisi peternakan secara optimal.

Menurutnya, sejauh ini jumlah Dokter Hewan di Kabupaten Pati yang bertugas di BPP baru ada empat. Pihaknya akan meminta bantuan dari dokter hewan swasta dengan uji kompetensi yang terbaik.

Baca juga: Video : Dispertan Kabupaten Pati Proyeksikan Kenaikan Jumlah Populasi Sapi Tahun 2021

“Karena dokter hewan kekurangan Sumber Daya Manusia (SDM), kami meminta bantuan dokter hewan swasta,” ucap pria yang akrab disapa Doni itu.

Sementera itu, petugas IB jumlahnya ada 34 orang. Dipastikan jumlah tersebut sudah mampu mencukupi untuk wilayah Kabupaten Pati.

Dia berharap semua petugas yang bekerja di lapangan memiliki kompetensi yang baik dan mampu meningkatkan produktivitas peternakan di Bumi Mina Tani. (Adv)

Baca juga: 

Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, twitter dan instagram

Redaktur: Atik Zuliati

Komentar

Berita Terkait