oleh

Pandemi Tak Hambat Konten Kreator Rembang untuk Tetap Produktif

Pandawa BPJS JKN PATI

Rembang, Mitrapost.com – Pandemi sudah berlangsung selama lebih dari satu tahun. Situasi ini menuntut masyarakat untuk tetap di rumah saja agar terhindar dari penularan virus Covid-19. Meskipun gerak terbatas, namun kreativitas tetap harus jalan terus. Seperti Ahmad Syariful, konten kreator asal Rembang yang tetap produktif membuat konten video selama pandemi ini.

Syariful mengatakan, pandemi tidak boleh membuat kita jalan di tempat, apalagi berhenti berkreasi. Justru selama pandemi ini potensi orang untuk menonton video lebih banyak. Oleh karena itulah ia mencoba tetap membuat konten video. Meskipun ia tidak memungkiri, masa pandemi sedikit banyak membuat kerjaannya agak terhambat.

BPKAD Pati

“Selama pandemi ini emang agak repot, soalnya kalau kita menentukan lokasi syuting kadang kita di tegur pihak berwajib karena berkerumun. Walhasil kita ya cari lokasi yang lain. Sempat juga sampai dimarahi orang,” jelas Syarif saat dihubungi oleh Mitrapost.com, Selasa (15/6/2021).\

Baca Juga :   Pasca Kepulangan Kepala Dinas, Kepemimpinan DKP Rembang Digantikan PLT

Baca juga: Terpilih Menjadi Duta Genre Rembang 2021, Tugas Berat Menanti

Lewat film pendeknya kini pria kelahiran 29 Juli 1995 itu telah mampu memberdayakan delapan temannya untuk berkarya bersamanya. Selain itu dalam pembuatan video terkadang ia juga memanggil figuran. Artinya ia mampu memperkerjakan orang dalam kondisi sulit seperti ini. Saking produktifnya ia mampu memproduksi 8 vidio pendek dalam sebulan.

“Sebulan biasanya produksi 8 video. 8 video itu buat tiga channel saya. Ada WC official, Pondok Jarwo dan Syarif Vanesa,” imbuhnya.

Dari ketiga channel YouTubenya, dalam sebulan pendapatan kotor Syarif mencapai Rp50 sampai Rp100 juta. Pendapatan itu digunakan untuk memproduksi video kembali. Mulai dari membayar kebutuhan syuting sampai membayar pemain film.

Baca Juga :   Ganjar Pastikan Ketersediaan Oksigen di Rumah Sakit Jateng Aman

Sebelum terjun sebagai konten kreator, setelah lulus SMA Syarif sempat bekerja di hotel. Dikarenakan jenuh karena tuntutan pekerjaan akhirnya ia menggeluti hobinya membuat video. Dari awal, Syarif memang sudah memprediksi kedepannya YouTube akan bisa menghasilkan uang. Ia sendiri memulai membuat video pada tahun 2017, namun karyanya mulai dikenal orang di tahun 2018 hingga sekarang.

Alhamdulillah, saat ini dari profesi sebagai konten kreator sudah bisa menghasilkan lah. Dulu saya memang sudah memprediksi bahwa YouTube akan bisa dijadikan andalan. Saat ini channel saya yang WC official subscribenya Rp650 ribu, Pondok Jarwo Rp150 ribu, Mas Booleh Rp10 ribu,” pungkasnya. (*)

Baca juga: 

Baca Juga :   57 Orang Positif Covid-19, Asrama Mahasiswa di Kota Sorong Jadi Klaster Baru

Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, twitter dan instagram

Redaktur: Atik Zuliati

Diskominfo Pati Gelar Pertunjukan Ketoprak Virtual dalam Upaya Tekan Peredaran Rokok Ilegal

Komentar

Berita Terkait