oleh

Pendaftar PPDB Jenjang SMA Harus Memiliki Token

Pati, Mitrapost.com – Sebelum melakukan pendaftaran online, calon peserta didik SMA sederajat diharuskan memiliki pin. Sehingga, saat ini mereka diharapkan sudah mulai mengisi aplikasi token.

Dalam Juknis PPDB SMA SMK Provinsi Jawa Tengah 2021/2022, token diperlukan untuk aktivasi akun peserta.

Bpkad Pati

Token akan diterima saat proses pengajuan akun. Token akan tertera pada bukti pengajuan akun saat dicetak.

Baca juga: Disdik Kota Semarang Siapkan Penyelenggaraan PPDB Online

Perlu diinformasikan, penerimaan peserta didik baru (PPDB) Provinsi Jawa Tengah bagi jenjang SMA dan SMK tahun ajaran 2021/2022 bakal dibuka mulai 21 Juni 2021.

Token diperoleh dari proses pendaftaran, dibedakan menjadi dua yakni bagi calon peserta yang telah melakukan input data dan yang belum melakukannya.

Baca Juga :   Update Tracing Klaster RSS Sidokerto; 5 Karyawan Mitrapost.com Negatif, Warga 56 Orang Positif

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III Provinsi Jawa Tengah, Sunoto mengatakan bahwa pihak sekolah telah menginformasikan mengenai hal tersebut. Lalu, pihak sekolah telah memberikan informasi tentang mekanisme pendaftaran kepada calon peserta didik.

Baca juga: Video : PPDB Online di Kabupaten Kudus Dilakukan Serentak

“Ini sudah ada mekanismenya. Anak-anak sudah tahu itu. Soalnya, sekolah sudah menginfokan terkait itu,” kata Sunoto.

Sedangkan, PPDB tingkat SMA Negeri dan SMK Negeri di Provinsi Jawa Tengah dimulai 14-19 Juni mendatang untuk mendapatkan token.

“Kemudian pada 21 Juni pukul 07.00 sampai penutupan 24 Juni pukul 16.00. Itu calon peserta didik baru mendaftar secara online,” ungkap Sunoto.

Baca Juga :   Pendaftaran BPUM Dibuka Kembali, Pelaku UMKM Diberi Waktu 1x24 Jam Lengkapi Bekas

Baca juga: Prakiraan Cuaca Kabupaten Pati, Kamis 17 Juni 2021

Lebih lanjut, ia menyampaikan jika penerimaan siswa tahun ajaran baru ini masih dengan empat jalur. Meliputi, zonasi, afirmasi, prestasi, dan jalur perpindahan tugas orang tua/wali.

“Jalur zonasi ini 50 persen dari daya tampung sekolah. Ini turun lima persen. Dulunya 55 persen,” ujarnya.

Sedangkan untuk perpindahan tugas orang tua, ditunjukkan dengan bukti. Yakni, surat tugas dari instansi, kantor, dan perusahaan.

“Ketentuannya, diprioritaskan jarak tempat tinggal yang terdekat dengan sekolah,” jelasnya. (*)

Baca juga: 

Baca Juga :   DAK Fisik 2021 Kabupaten Pati Untuk Pengadaan Infrastruktur Pertanian

Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, twitter dan instagram

Redaktur: Atik Zuliati

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

 

Diskominfo Pati Gelar Pertunjukan Ketoprak Virtual Dalam Upaya Tekan Peredaran Rokok Ilegal

Komentar

Berita Terkait