oleh

Permintaan Kartu Kuning Mencapai 100 Orang Perhari

Rembang, Mitrapost.com – Permohonan kartu kuning atau kartu pencari kerja AK-1 di Rembang kian meningkat. Jumlah permohonan setiap harinya ditaksir hingga seratus permintaan dalam seharinya.

Kenaikan permohonan ini diakui oleh pejabat pengantar kerja DPMPTSPNaker kabupaten Rembang, Praba Pancalaradya saat dihubungi oleh tim mitrapost.com kemarin.

Pbb - Mitrapost.com

Banner Bphtb - Mitrapost.com

Menurutnya sampai bulan ini, sudah terdapat 700 pemohon kartu kuning yang mendaftar. “Untuk Ak-1 sampai sekarang ini sudah 700 pemohon,” Ungkapnya

Baca Juga: DPRD Rembang Mudahkan Pengawasan dan Pengaduan Lewat SiWaspada

Hal ini bagi Praba, sejalan dengan permintaan karyawan atau lowongan kerja yang ada di area rembang sendiri. Terutama permintaan itu datang dari salah satu industri pembuatan sepatu yang ada di Rembang.

Baca Juga :   Luasan Lahan Tebu di Rembang Bertambah di Tahun 2021

“karena melambungnya permintaan pabrik Sepatu. Itu kan mewajibkan adanya kartu kuning,” Imbuhnya

Banyaknya permintaan ini terjadi Pasca lebaran Idul Fitri kemarin. Membludaknya permintaan, Praba mengaku bahkan mencapai seratus orang dalam per harinya.

Baca Juga: BOR Covid-19 di Rembang Masih Terisi Penuh

Akibat dari banyaknya pengunjung, pihak dinas bahkan sering didatangi oleh pihak kepolisian. Mengingat situasi pandemi yang menganjurkan orang tetap menjaga jarak dan dilarang bergerombol.

“Tapi kalau setiap hari kita melayani tanpa ada atau tanpa menerapkan prokes pembatasan jumlah pengunjung sehari bisa 100 lebih. Kita sering dikunjungi satuan kepolisian karena ada kerumunan itu, jadi kita batasi,” ujarnya

Untuk sekarang, lanjut Praba, melihat situasi yang tidak memungkinkan, permohonan kartu kuning yang terbilang tinggi akhirnya dipindah ke ranah daring.

Baca Juga :   Apes Motor Dibakar, Penjambret Ini Ngaku Butuh Uang untuk Renovasi Ruang Karaoke

Dengan memberikan kesempatan pada pemohon mengisi data, hingga harus memiliki email yang masih aktif untuk melakukan pengisian data. “Data yang diisi di situs itu yang nanti akan menjadi kuning,”  tutupnya (*)

Baca Juga:

 

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

 

Diskominfo Pati Gelar Pertunjukan Ketoprak Virtual Dalam Upaya Tekan Peredaran Rokok Ilegal

Komentar

Berita Terkait