oleh

10 Desa Jadi Pionir Penangkalan Penyebaran Narkoba di Jateng

anda ingin cepat kaya kerja sambil jalan - jalan di luar negeri? dan dapatkan gaji jutaan rupiah!! hubungi 0821-3869-9954

Mitrapost.com – Sebanyak 10 desa di provinsi Jawa Tengah menjadi pionir penangkalan penyebaran narkoba.

10 desa yang ditetapkan bersih dari narkoba tersebut, tersebar di beberapa wilayah kabupaten/kota yang ada di Jateng.

Diantaranya adalah Kelurahan Sekayu (Kota Semarang), Kelurahan Kraton (Kota Tegal), Desa Gandasuli (Purbalingga), Desa Gombolharjo (Cilacap), Desa Blondo (Kabupaten Magelang).

Baca Juga: Pasokan Oksigen di Jateng Terpenuhi, Masyarakat Diminta Tidak Panik

Juga terdapat desa lainnya, diantaranya adalah Kelurahan Manding (Temanggung), Desa Kecepak (Batang), Desa Sumberejo (Kendal), Desa Karangtengah (Banyumas), dan Kelurahan Baluwarti (Surakarta).

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengungkapkan adanya narkoba jenis baru, yang merupakan racikan dari kalangan perorangan.

Ia juga mengharapkan agar desa- desa tersebut menjadi pionir bagi desa lain dalam penangkalan penyebaran narkoba, dengan gerakan Desa Bersih dari Narkoba (Desa Bersinar).

Baca Juga :   Satgas Jogo Tonggo Diminta Ajak Penyintas Covid-19 Donor Plasma Konvalesen

Baca Juga: Jateng Tempati Peringkat Pertama Kasus Covid-19 Varian Delta

“Ternyata di desa itu ada jenis narkoba baru yang saya juga baru dengar, seperti pil anjing, pil buto ijo. Mereka kebanyakan meramu sendiri. Mereka mencoba-coba obat batuk, obat pusing, yang diramu dengan minuman keras, itu sudah masuk ke anak-anak. Ini serius. Maka saya sambut baik, dari BNN dan BNNP gerakan di level desa dengan gerakan Desa Bersinar,” ungkapnya, seusai menghadiri peringatan Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) 2021 di kantornya, Senin (28/6/2021).

Ia juga berharap, inovasi ini dapat menjadi contoh bagi wilayah lain yang ada di Jawa Tengah, sehingga dapat menjadi penyelemat bagi generasi muda dalam menangkal narkoba.

Baca Juga :   Covid-19 Melonjak, Ganjar Minta Pekerja Lintas Daerah Hati- Hati

Ia juga berharap adanya peran dari kepala desa dan juga lurah dalam menangani kasus peredaran narkoba di wilayah Jateng.

Baca Juga: Pemprov Jateng Siapkan Rusun KemenPUPR Sebagai Tempat Isolasi Terpusat

Sedangkan Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Tengah Brigjend Polisi Purwo Cahyoko mengharapkan bahwa inovasi ini dapat meningkat hingga 50 desa.

“Harapan kita dengan adanya Desa Bersinar, desa itu bisa membentengi dari jaringan narkoba yang beredar di desa. Target saya untuk selama 2021 bisa tercapai masing-masing kabupaten yang sudah dibina BNK-nya itu tambah empat (desa), jadi lima (desa). Harapannya bisa lima kali lipat, 50 (desa) lah,” paparnya. (*)

Baca Juga:

Baca Juga :   Ada 2 Klaster Covid-19, Pemkab Kendal Minta Disiplin Prokes

 

Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, twitter dan instagram

Redaktur: Mila Candra

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Googlenews. silahkan Klik Tautan https://bit.ly/googlenewsmitrapost dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

 

Video Viral

Komentar