oleh

Ganjar Apresiasi Penanganan Kasus Covid-19 di Rembang

Pandawa BPJS JKN PATI

Mitrapost.com – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memberikan apresiasi terhadap penanganan kasus Covid-19 di kabupaten Rembang.

Apresiasi diberikan Ketika Ganjar melakukan kunjungan ke Rembang pada (21/7/2021). Ia juga melakukan kunjungan ke beberapa tempat. Diantaranya adalah panti pelayanan sosial Pangrukti Mulyo Rembang, selain itu juga mengunjungi RSUD Dr R Soetrasno Rembang.

BPKAD Pati

Kunjungan Ganjar ke Rembang juga bermaksud untuk melakukan pengecekan penanganan pandemi hingga level desa yang merupakan program Rembug Desa.

Dalam kunjungannya ke RSUD Dr R Soetrasno Rembang, ia memastikan penambahan tempat tidur isolasi dan rumah sakit berjalan dengan baik.

“RSUD saya cek juga bagus, dalam dua hari bisa menambah bed hingga 100 persen lebih. Dan hari ini BOR-nya sangat aman, berada di angka 43 persen. Kalau angkanya di bawah 50 persen, artinya aman,” imbuhnya.

Baca Juga :   Foto : Penyintas Tak Perlu Surat Negatif Covid-19 untuk Donor Plasma Konvalensen

“Saya cek RSUD-nya ada ruang-ruang yang bisa dioptimalkan untuk situasi paling darurat. Mudah-mudahan tidak naik lagi, tapi kesiapan rumah sakit bagus,” jelasnya.

Selain itu, Ganjar juga mengunjungi tempat isolasi terpusat di hotel Pantura Rembang, serta menyapa pasien yang ada disana. Ia juga memastikan penanganan di tempat isolasi ditangani dengan tepat. Ia juga menilai bahwa penanganan Covid-19 di Rembang sudah cukup bagus. Ditambah dengan adanya partisipasi masyarakat yang sangat bagus.

“Dari pantauan saya penanganan Covid-19 di Rembang bagus. Pak Bupati sudah menyampaikan, dan saya cek penurunannya bisa mencapai 40 persen. Ini pertanda baik dalam pengelolaan,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan masih adanya pasien dari luar daerah. Sehingga ia meminta untuk saling bekerjasama dan menguatkan.

Baca Juga :   Pemantauan Pembayaran UMK di Rembang Belum Maksimal

“Pasien dari luar provinsi masih ada, nggak tahu berapa jumlahnya. Tapi intinya saya titip, seandainya kabupaten/ kota sekitar Rembang terjadi peningkatan dan rumah sakit penuh, saya minta Rembang membantu. Kerja sama semacam inilah yang kita harapkan untuk bisa saling menguatkan,” pungkasnya.

Bupati Rembang Abdul Hafidz mengungkapkan bahwa adanya Kerjasama dari berbagai pihak, sehingga penanganan Covid-19 di Rembang dapat berjalan secara optimal.

“Semuanya kita gerakkan untuk saling memberi informasi. Misinya hanya satu, jangan sampai ada pemahaman yang salah, ini yang kadang-kadang mengganggu. Misalnya ada yang pemahamannya salah dengan menganggap Covid tidak ada, hanya akal-akalan dan mereka abai protokol kesehatan,” katanya.

Ia juga mengungkapkan bahwa BOR di rumah sakit Rembang masih dalam kondisi aman. “Kita ada 240 (tempat tidur), saat ini baru terpakai 92 (tempat tidur),” pungkasnya. (*)

Baca Juga :   Pemdes Harus Berperan, Kebutuhan Warga yang Isolasi Mandiri Harus Dipenuhi

 

Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, twitter dan instagram

Redaktur: Mila Candra

Diskominfo Pati Gelar Pertunjukan Ketoprak Virtual dalam Upaya Tekan Peredaran Rokok Ilegal

Komentar

Berita Terkait