oleh

Pemerintah Belanda Legalkan Pernikahan Sesama Jenis di Keluarga Kerajaan

Mitrapost.com – Perdana Menteri Belanda, Mark Rutte mengumumkan bahwa Pemerintah Kerajaan Belanda memperbolehkan pernikahan sesame jenis. Dirinya mengizinkan pernikahan tersebut untuk anggota keluarga kerajaan dan bangsawan tanpa harus melepaskan takhta.

“Pemerintah percaya bahwa ahli waris juga bisa menikahi orang yang berjenis kelamin sama,” tulis Perdana Menteri Belanda Mark Rutte dalam suratnya kepada parlemen, dikutip Reuters, Kamis (14/10/2021).

Bpkad Pati

“Kabinet ini tidak melihat bahwa pewaris takhta atau Raja harus turun tahta jika dia ingin menikahi pasangan yang berjenis kelamin sama,” tegas Rutte.

Pernyataan ini dikatakan Rutte untuk menjawab kontroversi yang terangkat lewat buku Putri Mahkota Belanda, Catharina-Amalia yang berjudul Duty Calls. Dalam buku tersebut menyebut pula undang-undang lama akan kembali muncul untuk melarang pasangan sesama jenis dalam keluarga kerajaan.

Baca Juga :   China Angkat Bicara terkait Pengerahan Puluhan Jet Tempur ke Taiwan

Putri Mahkota Belanda, Catharina-Amalia sendiri belum memberikan komentar apa pun terkait masalah ini. Pasalnya kehidupan pribadi putri mahkota juga masih sedikit diketahui oleh media.

Meski demikian, Rutte menyampaikan bahwa ada satu masalah yang masih belum terselesaikan, yakni pernikahan sesama jenis akan mempengaruhi garis keturunan anak dari pasangan kerajaan.

Pernikahan kerajaan memiliki perbedaan yang sangat mencolok dengan pernikahan rakyat biasa. Pernikahan kerajaan membutuhkan persetujuan parlemen. Bahkan secara konstitusi, anggota keluarga kerajaan Belanda dapat turun dari takhta dikarenakan menikahi seseorang yang tak diizinkan. (*)

 

 

Artikel ini telah tayang di cnnindonesia.com dengan judul “Belanda Izinkan Pernikahan Sesama Jenis di Keluarga Kerajaan”.

Baca Juga :   Messi Berhasil Koleksi 644 Gol, Kalahkan Sang Legenda Pele

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

 

Diskominfo Pati Gelar Pertunjukan Ketoprak Virtual Dalam Upaya Tekan Peredaran Rokok Ilegal

Komentar

Berita Terkait