oleh

Alasan Dibalik Pengusiran Keluarga di Bandung dari Kampungnya

anda ingin cepat kaya kerja sambil jalan - jalan di luar negeri? dan dapatkan gaji jutaan rupiah!! hubungi 0821-3869-9954

Mitrapost.com– Satu keluarga dari Kecamatan Cilengkrang, Kabupaten Bandung diusir dari kampung halamannya. Alasan dibalik pengusiran tersebut adalah S (48) selaku kepala keluarga telah menghamili anaknya dan melakukan tindakan KDRT.

Berdasarkan informasi, rumah tersebut dihuni oleh anak laki-laki beserta istri keduanya. Diketahui anak perempuan dan istri pertamanya sempat tinggal pada atas yang sama itu.

Bermula pada 25 September 2021. Anak perempuan tersebut mengalami kekerasan di dalam rumah tersebut. Jeritannya terdengar oleh personel TNI, Polri dan Satpol PP yang kebetulan tengah berpatroli. Mereka pun menyambangi rumah tersebut.

Dilansir dari Detik News, perempuan tersebut mengaku bahwa tengah mengandung anak dari ayahnya dan telah dianiaya oleh sang ayah.

“Anak tersebut bercerita bahwa dia dipukul dan dihamili. Korban ngaku kalau pelakunya bapaknya sendiri,” ucap Kepala Rukun Warga (RW) setempat, Ade Rohmadin (52), pada Rabu (10/11).

Baca Juga :   Pemuda Jambi Diterkam Harimau saat Cari Sinyal

Saat ini, kasus tersebut dilimpahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim di Polresta Bandung.

“Dari polres bilang tidak bisa dilanjutkan karena tidak ada laporan ke polisi,” ucap Ade.

Kemudian, warga yang mendengar adanya berita tersebut membuat perjanjian agar S dan keluarga keluar dari kampungnya. Tetapi mereka mengizinnkan istri kedua dan anak lelakinya untuk tinggal hingga rumahnya terjual.
Sedangkan untuk anak perempuannya dijemput keluarga dari Banten.

“Kami coba koordinasi dengan keluarga di Banten. Awalnya tidak mau pulang, akhirnya korban dijemput sama pihak keluarga yang di Banten,” tutur Ade.

Satu bulan kemudian, pada Selasa (9/11), S terlihat datang ke rumahnya tersebut. Warga yang melihatnya pun melaporkan ke pihak pengurus RW.

Baca Juga :   Cara Keluar dari Belenggu Putus Cinta

Kemudian pengurus RW, polsek, dan petugas koramil mendatangi rumah S sambil meniriaki S untuk keluar sembari membawa spanduk.
S beserta anak lelaki dan istri keduanya diminta meninggalkan kampung tersebut. Keluarga S diberikan tumpangan menggunakan mobil milik desa. Mereka diturunkan di Jalan Raya Soekarno Hatta, Kota Bandung. Berdasarkan informasi, mereka diketahui akan pergi ke Sukabumi.

“Sempat menolak saat akan di diantar menggunakan motor. Akhirnya naik mobil. Kami juga menjanjikan akan melindungi penghuni rumah ketika keluar,” ucap Ade.

Adel dalam hal ini mengungkapkan bahwa warga mengalami kemarahan puncak saat S datang ke kampung halamannya kemarin.

“Warga itu belum pernah kejadian seperti ini, apa lagi kajadiannya tidak lazim (menghamili anak). Warga tidak suka dan mungkin warga melampiaskan kekesalannya,” ujar Ade.

Baca Juga :   Diduga Gelapkan Uang Cakades, Pemuda Pati Ditemukan Bersimbah Darah

Para warga khawatir akan sifat dari S yang tega menghamili anaknya sendiri

“Sutuju saja sih. Soalnya khawatir, terutama ke anak-anak. Ke anaknya sendiri saja begitu, takutnya ke anak lain juga,” ucap Oneng Hayati yang rumahnya berada dekat dengan tempat tinggal S. (*)

Artikel ini telah tayang di Detik News dengan judul “Pengusiran Sekeluarga di Bandung Gegara Sang Ayah Diduga Hamili Anak”

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Googlenews. silahkan Klik Tautan https://bit.ly/googlenewsmitrapost dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

 

Video Viral

Komentar