oleh

Dinsos Pati: Kemiskinan di Pati Terkait dengan DTKS

Pati, Mitrapost.com – Kepala Bidang (Kabid) Pemberdayaan Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Pati, Tri Haryumi menyampaikan bahwasanya terkait dengan kemiskinan di Pati, tidak terlepas dari data yang ada. Data yang dimaksud dalam hal ini adalah Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

“Alhamdulillah, sekarang ini DTKS bisa berubah setiap bulannya. Dibandingkan yang kemarin, ketika kami masuk di Dinsos bulan Februari tahun 2019, saya hampir tak menyangka kalau Dinsos ternyata minim sekali baik sarana prasarana maupun SDMnya,” kata Tri Haryumi.

Ia menambahkan setiap pekan selalu membawa laptop sendiri untuk menunjang pekerjaannya. Lalu untuk perubahan anggaran, pihaknya mengadakan bimbingan teknis (Bimtek) di 401 desa dan 5 kelurahan untuk mendapatkan aplikasi SIKS-NG, aplikasi yang digunakan untuk memasukkan DTKS.

Baca Juga :   Harapkan Penurunan DTKS, Dinsos PPKB Rembang Manfaatkan SIKS-NG Droid

“Yang itu meliputi 401 Desa dan 5 Kelurahan, kita libatkan operator Desa. Tapi ini juga perlu adanya perhatian dari Desa sebab sampai sekarang tidak ada tali asih atau apapun terutama perhatian terhadap operator Desa,” terang Haryumi.

Kemudian pihaknya sampai sekarang ini berusaha meskipun harus berjuang untuk merubah data menjadi baik. Karena data tersebut pada dasarnya dari pemerintah desa.

“Meskipun yang kemarin diturunkan dari Kementerian Sosial, data tersebut tahun 2015. Sehingga ketika bergulir ke bawah dengan adanya pandemi Covid-19 yang luar biasa. Dinsos mendapatkan sampiran untuk kerja dan membantu sebelas jenis Bantuan Sosial (Bansos),” papar Haryumi.

Ia menegaskan kategori kemiskinan terkait dengan data bukan dari uang, sembako, dan yang lainnya. “Tidak ada Dinsos dilewati uang, itu tidak ada. Dilewati logistik terkait dengan sembako juga tidak ada. Tapi lewatnya hanya data,” imbuh Haryumi. (*)

Baca Juga :   Rencana Strategi Pemkab Rembang Turunkan Angka Kemiskinan

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

 

Komentar

Berita Terkait