oleh

Keran Umrah Untuk Indonesia Resmi Dibuka, Jamaah Pati Masih Dilema

Pati, Mitrapost.com – Pemerintah telah memberangkatkan jamaah umrah pada tanggal 1 Desember setelah otoritas penerbangan Arab Saudi membuka akses penerbangan untuk negara Indonesia.

Akan tetapi, para jamaah umrah di Pati nampaknya lebih memilih menunda hingga situasi panedemi Covid-19 mereda.

Hal ini diungkapkan oleh Kasi Pemberangkatan Haji dan Umroh kantor Kemenag Kabupaten Pati, Abdul Hamid. Tambahnya, para jamaah umrah Pati yang tertunda pemberangkatannya, masih dilema untuk berangkat pada gelombang pertama. Pasalnya biaya umrah mengalami kenaikan, ditambah ada regulasi pemberangkatan yang menyulitkan jamaah seperti vaksinasi dan karantina.

“Sudah buka tapi belum ada yang kesana. Sekarang proses persiapan inventarisasi sudah rembukan dengan yang tertunda. Dilanjutkan atau dipending sampai pandemi selesai, karena itu ada kenaikan dan itu dikembalikan ke jamaah,” ungkap Abdul Hamid kepada Mitrapost.com saat ditemui di kantor Kementerian Agama Pati, hari ini Jumat (3/12/21).

Baca Juga :   Pati Kembali Level 3, Bupati: Bukan Karena Kasus Covid-19

Hamid menjelaskan, pada fase umrah kedua di masa pandemi ini, pemerintah menerapkan beberapa penyesuaian, diantaranya baru memberangkatkan jamaah dalam empat gelombang, jumlah tersebut bisa diperbanyak, melihat kondisi di lapangan.

Selain itu, pemberangkatan jamaah juga dikenai regulasi protokol kesehatan yang ketat, dimana pemberangkatan hanya bisa melalui satu pintu yakni dari Bandara Soekarno Hatta, Jakarta.

“Sekarang penerbangan dipusatkan di Soekarno Hatta baik dari Jawa, Sumatra, dan lainnya dipusatkan di Jakarta. Harus transit, dikarantina di Asrama Haji Pondok Gede. Pulang juga lewat Sukarno Hatta dikarantina lagi,” terang Hamid kepada Mitrapost.com.

Kemudian, terkait pemberangkatan haji tahun depan, Hamid menyinggung bahwa terkait teknis pemberangkatan haji masih dirundingkan antara Pemerintah Indonesia dan Kerajaan Arab saaudi.

Baca Juga :   Bimbel, Jadi Peluang Usaha Bagi Mahasiswa Kuliah Online di Pati

“Ibadah haji belum bisa menentukan juga menunggu kebijakan pemerintah,” tandasnya. (*)

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

 

Komentar

Berita Terkait