oleh

Menuju Wilayah Bebas Korupsi, Rutan Kelas IIB Rembang Tingkatkan Layanan Publik

Rembang, Mitrapost.com – Dalam rangka meningkatkan wilayah bebas korupsi, Rumah Tahanan Negara kelas II B Rembang membuat laman atau website untuk meningkatkan pelayanan publik.

Rutan Kelas II B Rembang berkomitmen untuk menciptakan wilayah yang berintegritas bebas korupsi. Peningkatan pelayanan publik tersebut dapat digunakan masyarakat dengan mengakses website elpas.rutanrembang.id. Pada laman tersebut, bisa digunakan untuk beberapa keperluan, tanpa harus datang ke kantor terlebih dahulu.

Ada berbagai layanan yang bisa diakses dalam laman elpas.rutanrembang.id di antaranya adalah Simita, Simona, Sipirman, dan Sikundari.

“Kami memiliki integritas untuk menuju wilayah bebas korupsi. Salah satu bentuk layanan publik dalam rangka menuju wilayah bebas korupsi adalah dengan membuat laman elpas.rutanrembang. id,” kata Fatkhurrahman dari Humas Rutan Kelas II B Rembang.

Baca Juga :   Tukang Las Banjir Permintaan Pembersihan Kulit Hewan Kurban

Salah satu layanan yang bisa dimanfaatkan keluarga warga binaan saat ini adalah Sipirman. Di mana layanan tersebut bisa memantau barang yang dikirim oleh keluarga sampai ke tangan warga binaan.

Sedangkan layanan yang belum bisa dimanfaatkan secara optimal adalah Simita. Simita merupakan sistem perizinan mengunjungi tahanan. Di masa pandemi, sistem ini belum bisa dimanfaatkan karena aturan kunjungan tatap muka belum bisa diterapkan.

“Keluarga bisa memanfaatkan Sipirman untuk memantau barang yang mereka kirim sampai di tangan warga binaan atau keluarganya. Sedangkan Simita belum bisa dimanfaatkan karena pandemi,” kata Fatkhurrahman.

Terkait dengan beberapa fitur yang belum optimal, Fatkhurrahman mengatakan, agar keluarga dari warga binaan bersabar. Sedangkan untuk keluarga yang ingin berkomunikasi dengan warga binaan, bisa memanfaatkan Sikundari untuk melakukan videocall.

Baca Juga :   Realisasi Penyaluran Dana Desa di Rembang Sudah 100 Persen

“Jadi untuk Sikundari itu, keluarga di rumah bisa mendaftar dulu untuk melakukan videocall. Nanti kalau sudah daftar, mereka bisa videocall dengan keluarganya yang jadi warga binaan di sini,” ungkap Fatkhurrahman.

Sementara itu, untuk Simita yang merupakan fitur layanan perizinan mengunjungi tahanan harus menunggu surat edaran terbaru agar para keluarga bisa berkunjung secara tatap muka dengan para warga binaan. Sehingga fitur tersebut untuk sementara belum bisa digunakan. (*)

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

 

Komentar

Berita Terkait