oleh

Satpol PP Rembang Bakal Terjun ke Sekolah Pantau PTM

anda ingin cepat kaya kerja sambil jalan - jalan di luar negeri? dan dapatkan gaji jutaan rupiah!! hubungi 0821-3869-9954

Rembang, Mitrapost.com – Seiring dengan melonjaknya kasus positif Covid-19 di Kabupaten Rembang, nyatanya hal tersebut tidak lantas membuat PTM dihentikan sementara.

Satpol PP Rembang akan bekerjasama dengan Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Dindikpora) untuk memantau kegiatan belajar-mengajar offline tersebut.

Menanggapi lonjakan kasus penularan virus Covid-19 di Kabupaten Rembang, Satpol PP Rembang berencana akan melakukan kerja sama dengan Dindikpora Rembang untuk memantau kegiatan PTM.

Hal tersebut dilaksanakan guna mencegah cluster baru di Kabupaten Rembang. Mengingat PTM di Kabupaten Rembang belum dihentikan, seiring dengan kasus penularan Covid-19 yang terus merangkak naik.

Hal tersebut disampaikan oleh Giyanto, Kabid Trantib dan Pengembangan SDM Satpol-PP Rembang. Dirinya mengatakan, meskipun belum ada edaran baru untuk menggelar operasi, tetapi upaya ini dilakukan semata-mata agar penularan tidak terjadi di berbagai tempat atau kegiatan.

Baca Juga :   Permohonan Kartu Kuning Dialihkan Menjadi Daring

“Kami rencana besok juga mau kerjasama dengan Dindikpora. Soalnya ini PTM kan masih ya, di sana itu kan rawan terjadi cluster baru,” katanya kepada mitrapost.com pada Jum’at (11/02/2022).

Meskipun belum direncanakan secara pasti terkait kapan pihaknya akan melakukan kerja sama tersebut, tetapi Giyanto mengatakan, akan berupaya setelah adanya arahan dari Polres Rembang terkait dengan pengamanan kegiatan di Level 2 ini.

Perlu diketahui, saat ini daerah kabupaten Rembang naik ke Level 2 PPKM Darurat dikarenakan meningkatnya penularan virus Covid-19 yang cukup tajam. Tercatat per 11 Februari 2022, kasus Covid-19 di Kabupaten Rembang mencapai 101 kasus. 16 pasien diantaranya menjalani isolasi di rumah sakit, sementara 85 lainnya menjalani isolasi mandiri di rumah.

Baca Juga :   Limbah Kayu Dan Kerang di Rembang Hasilkan Jutaan Rupiah

“Saat ini total ada 101 kasus aktif. Mulai terjadi peningkatan kasus dari tanggal 26 Januari 2022,” ungkap dr Ali selaku Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Rembang.

Meskipun begitu, nampaknya kegiatan pembelajaran tatap muka di bawah naungan Dindikpora Rembang, mulai dari tingkat sekolah dasar hingga sekolah menengah pertama belum sepenuhnya dihentikan sementara.

Hal tersebut dinilai karena selama pandemi ini, kualitas pendidikan di Rembang terus menurun. Sehingga Bupati Rembang berkomitmen untuk mengadakan PTM 100%, sembari menggencarkan vaksinasi anak usia 6-11 tahun. (*)

Komentar