oleh

Geram dengan Luhut, Fadli Zon Kasih Sindiran Lewat Puisi

Jakarta, Mitrapost.com – Fadli Zon kembali bertingkah sensasional. Kali ini, Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) itu membuatkan sajak puisi kepada Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan.

Puisi itu dibuat lantaran Fadli geram dengan pernyataaan Luhut yang mengatakan bahwa Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 bakal ditunda.

Secara frontal Fadli menyinggung Luhut yang pandai berdusta dengan menggunakan dalih big data.

Puisi itu ia beri judul ‘Brutus’, diunggah Fadli Zon lewat akun Twitter miliknya pada Rabu (13/4/2022).

Fadli mengawali puisinya tersebut dengan mengajak untuk melihat kondisi Indonesia yang semakin berantakan karena ulah jahat oknum pejabat yang rakus dan arogan.

Baca Juga :   Gelar Pertemuan, Luhut Kumpulkan Petinggi Partai Bahas Perpanjangan Masa Jabatan Jokowi

Menurutnya, ada pengkhianat yang merasa menjadi pahlawan di tengah kondisi peningkatan harga sejumlah barang dan kelangkaan minyak goreng yang terjadi di tengah masyarakat dalam beberapa waktu terakhir.

“Lihatlah Indonesia makin berantakan. Ulah jahat oknum pejabat rakus arogan. Harga-harga meroket terbang. Utang menumpuk minyak goreng hilang. Tapi pengkhianat merasa jadi pahlawan,” ujar Fadli.

Menurutnya, langkah yang dilakukan demi kekuasaan itu telah mempertaruhkan nasib konstitusi lewat upaya memperpanjang masa jabatan presiden.

Mantan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) itu kemudian menyinggung juga soal kondisi investasi di Indonesia yang mengalami kegagalan dan keberhasilan asing yang berpesta bersama oligarki di Indonesia.

Baca Juga :   Aktivis HAM Jadi Tersangka Akibat Senggol Luhut, Berikut Profil Haris Azhar dan Fatia  

Inilah puisi Fadli Zon berjudul Brutus:

BRUTUS

Lihatlah Indonesia makin berantakan
Ulah jahat oknum pejabat rakus arogan
Harga-harga meroket terbang
Utang menumpuk minyak goreng hilang
Tapi pengkhianat merasa jadi pahlawan

Pandai berdusta dengan big data
Apapun dilakukan demi kuasa
Nasib konstitusi dipertaruhkan
Jabatan Presiden minta diperpanjang
Ambisi mengatur segala urusan
Investasi gembar gembor tinggal janji
Tipu muslihat merampok hasil bumi
Asing pesta pora bersama oligarki
Negeri ini harus dimerdekakan kembali

11 April 2022, FZ.

 

 

Artikel ini telah tayang di cnnindonesia.com dengan judul “Fadli Zon Bikin Puisi Brutus, Sentil Pejabat Berdusta Lewat Big Data.”