Mitrapost.com – Jelang mudik lebaran Idulfitri 2022, pihak kepolisian memetakan area rawan terjadinya kemacetan di jalur Sukabumi, Jawa Barat.
Kepolisian juga memetakan area rawan kemacetan di jalur wisata, hal ini lantaran waktu mudik bersamaan dengan libur dan cuti bersama Idulfitri 1443 H.
Selain itu, juga diperkirakan terjadi peningkatan pemudik dari arah Jakarta dan Bogor.
“Kabupaten Sukabumi adalah daerah tujuan mudik dan wisata. Kemungkinan pada tahun ini jumlah pemudik yang masuk ke wilayah Kabupaten Sukabumi khususnya dari arah Jakarta dan Bogor meningkat,” terang Kasat Lantas Polres Sukabumi AKP Bagus Yudo Setyawan di Sukabumi, Senin (18/4/2022).
Oleh karenanya, pihaknya menyiapkan sejumlah langkah antisipasi terjadinya kemacetan Ketika puncak arus mudik nanti.
“Maka dari itu, kami sejak dini melakukan berbagai antisipasi terjadinya kemacetan panjang atau penumpukan kendaraan di jalur mudik Sukabumi,” sambungnya.
Berdasarkan hasil pemetaan itu, lokasi rawan kemacetan lalu lintas di jalur mudik Sukabumi atau arteri yaitu di wilayah Kecamatan Cicurug, tepatnya di Pasar Cicurug dan Simpang Cidahu.
Selanjutnya, di Kecamatan Parungkuda titik rawan macet ada di Simpang Stasiun dan Pasar Parungkuda. Dan, terakhir di Kecamatan Cibadak tepatnya di sekitar Pasar Terminal Cibadak, Labora, Simpang Ratu.
Jalur tersebut merupakan salah satu jalur utama Ketika mudik Idulfitri, karena menjadi penghubung antara Sukabumi-Bogor dan Sukabumi-DKI Jakarta.
Tahun ini juga diperkirakan akan terjadi peningkatan jumlah pemudik yang memasuki wilayah Sukabumi melalui jalur ini.
“Prediksi meningkatnya volume kendaraan pemudik yang menggunakan jalur mudik Sukabumi ini salah satunya dikarenakan pemerintah mengizinkan masyarakat mudik Lebaran,” ujarnya.
Terjadinya peningkatan pemudik, terjadi lantaran mulai adanya pelonggaran aktivitas di masa pandemi Covid-19.
“Setelah dua tahun terakhir melarangnya sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19, sehingga momen Hari Raya 2022 menjadi momen untuk pulang ke kampung halaman untuk merayakan lebaran bersama keluarga,” tandasnya.
Berikutnya, untuk daerah rawan kemacetan lalu lintas di jalur wisata yaitu, di beberapa titik di objek wisata mulai dari Palabuhanratu hingga Cisolok.
Antara lain, Simpang Bagbagan, Simpang Damkar, Simpang Batu Sapi, Simpang Jangilus.
Berlanjut, Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Palabuhanratu, Gunung Butak, Pantai Citepus dan terakhir di Pantai Karanghawu, Kecamatan Cisolok.
Lokasi ini setiap libur dan cuti bersama perayaan Idul Fitri selalu dipadati kendaraan wisatawan yang datang daerah berbagai daerah.
Sedangkan untuk upaya antisipasi yang dilakukan untuk mengatasi kemacetan adalah dengan mempersiapkan sejumlah personel untuk melakukan pengamanan, pengaturan lalu lintas dan lain sebagainya. (*)
Redaksi Mitrapost.com



