oleh

Ganggu Penerbangan, Pemkot Ajak Masyarakat Meminimalkan Terbangkan Balon Udara

anda ingin cepat kaya kerja sambil jalan - jalan di luar negeri? dan dapatkan gaji jutaan rupiah!! hubungi 0821-3869-9954

Pekalongan, Mitrapost.com – Pemerintah kota Pekalongan mengajak masyarakat untuk meminimalkan untuk menerbangkan balon udara liar.

Hal ini lantaran ada sejumlah laporan balon udara liar yang mengganggu penerbangan saat musim mudik lebaran hingga tradisi syawalan 2022.

Laporan tersebut datang dari pilot yang melintasi jalur udara yang terganggu dengan adanya balon-balon udara liar tersebut, dimana didominasi diatas pulau Jawa, diantaranya di wilayah Semarang, Pekalongan, dan Yogyakarta.

Menyikapi hal tersebut, Wali kota Pekalongan, HA Afzan Arslan Djunaid meminta kepada seluruh elemen masyarakat untuk tidak melakukan hal-hal yang membahayakan lingkungan sekitar dan lalu lintas penerbangan dengan menerbangkan balon udara secara liar.

Pasalnya, menerbangkan balon udara secara sporadis bisa tersangkut kabel listrik, menara SUTET bahkan mengurangi jarak pandang para pilot. Balon udara berisiko masuk ke dalam mesin pesawat, sehingga membahayakan aktivitas penerbangan.

Baca Juga :   Pemkab Banjarnegara Adakan Edukasi Tentang Cukai

“Hingga momen syawalan atau H+7 lebaran usai, ternyata masih banyak terlihat balon udara yang terlihat terbang di atas langit Pekalongan. Ayolah kita ajak kepada semua masyarakat jangan melakukan hal-hal yang membahayakan, bisa-bisa nanti Airnav tidak mau memfasilitasi komunitas balon udara kalau memang masyarakatnya masih banyak yang menerbangkan balon udara secara liar,” tutur Aaf usai dikonfirmasi di Kantor Setda Kota Pekalongan selepas apel gabungan luar biasa dan Halal Bihalal, Selasa (10/5/2022).

Ia juga mengatakan bahwa pemerintah kota Pekalongan terus memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak menerbangkan balon udara secara liar.

Tak hanya itu, razia balon udara liar juga telah digencarkan bersama pihak kepolisian maupun instansi terkait lainnya. Disampaikannya, masih adanya balon udara yang diterbang meski syawalan usai menjadi pekerjaan rumah bersama, agar di lebaran tahun berikutnya kejadian itu bisa lebih diantisipasi dengan pengawasan bersama.

Baca Juga :   Masyarakat Perlu Waspadai Penularan Penyakit Zoonosis

“Tahun depan harus diantisipasi, peran semua masyarakat harus dimaksimalkan agar di tahun depan bisa dievaluasi bagaimana operasi terhadap balon udara liar ini bisa semakin diminimalkan dan tidak tidak diterbangkan bebas tetapi harus ditambatkan,” pungkasnya. (*)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Googlenews. silahkan Klik Tautan https://bit.ly/googlenewsmitrapost dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

 

Video Viral

Komentar