oleh

Tanggul Jebol hingga 25 Meter Akibatkan Banjir Bandang di Desa Tunjungrejo Pati

anda ingin cepat kaya kerja sambil jalan - jalan di luar negeri? dan dapatkan gaji jutaan rupiah!! hubungi 0821-3869-9954

Pati, Mitrapost.com – Bencana banjir bandang kembali terjadi di wilayah Kabupaten Pati, kali ini banjir terjadi di Desa Tunjungrejo Kecamatan Margoyoso pada Senin, (27/6/2022) malam hari.

Banjir tersebut disebabkan ketidakmampuan tanggul Sungai Sat dalam membendung debit air yang berdampak pada jebolnya tanggul selebar 20-25 meter.

Berdasarkan keterangan dari salah satu warga yang merupakan Ketua Karang Taruna Desa Tunjungrejo, Nanang Taufiq Bahtiar menceritakan perihal kronologi kejadian jebolnya tanggul sungai tersebut.

Ia mengatakan sekitar pukul 20.30 WIB wilayah desa tersebut awalnya dilanda hujan disertai dengan angin kencang. Hujan yang terjadi memang berintensitas deras dan dalam kurun waktu yang cukup lama.

Selang beberapa jam kemudian, sekitar pukul 22.30 WIB hujan berangsur reda, namun terdengar suara gemuruh dari arah Sungai Sat yang melintasi desa tersebut.

Baca Juga :   Kapolres Pati Serahkan Trofi Hadiah bagi Pemenang Kejuaraan Menembak

Setelah ditinjau ternyata tanggul sungai tersebut diketahui jebol dengan lebar sekitar 20 meter sampai 25 meter.

“Untuk kejadian jebolnya sekitar pukul 22.30 mas, sebelum memang di desa kami hujan deras disertai angin. Baru sekitar pukul tersebut, suara terdengar gemuruh yang cukup keras. Ternyata tanggul tidak mampu menampung debit dan akhirnya jebol,” ungkapnya saat diwawancarai pada Selasa, (28/6/2022).

Di tempat yang sama, saat ditemui oleh media, Camat Margoyoso Agus Purwanto mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi dengan beberapa pihak dalam melakukan penanganan.

Ia mengungkap terdapat beberapa tim gabungan yang terdiri dari SAR, BPBD Kabupaten Pati, Ansor, Koramil, kepolisian yang dibantu relawan serta warga sekitar.

Baca Juga :   Peringati Juni Bulan Bung Karno, Kader PDI Perjuangan Pati Bagikan Sembako

“Kita sudah melakukan koordinasi dengan beberapa pihak seperti BPBD, SAR, dan TNI/POLRI, ada juga dari Nasir dan relawan-relawan lain,” ungkapnya

Dalam bencana tersebut setidaknya terdapat sejumlah 5 rumah yang rusak parah dan 15 rumah yang terdampak banjir.

Sejauh ini, Ia telah menghubungi instansi seperti Dinas Sosial dan Bupati perihal kejadian tersebut. Pihaknya berharap agar para korban terdampak segera mendapatkan bantuan dari pemerintah Kabupaten Pati.

Lebih lanjut, pihaknya juga menjelaskan bahwa dalam peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Sedangkan untuk nilai kerugian yang ditimbulkan masih dalam tahap penghitungan.

“Iya mas, kalau untuk total nilai kerugian kita memang belum bisa menyampaikan, saat ini masih dalam proses penghitungan supaya lebih akurat karena kaitannya nanti dengan bantuan yang akan kami ajukan ke Pemkab,” tandasnya.

Baca Juga :   Misteri Kambing Hilang Sisakan Jeroan, Ada yang Makan?

Sementara itu, Suhartono, Ketua Rumah Aspirasi Endro Center yang memiliki unit sosial dan kemanusiaan mengungkapkan akan turut hadir dan membantu masyarakat setempat.

“Rabu besok, kita bersama tim akan datang ke lokasi. Semoga segera teratasi semua.” Ujarnya kepada Mitrapost.com. (*)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Googlenews. silahkan Klik Tautan https://bit.ly/googlenewsmitrapost dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

 

Video Viral

Komentar