Pati, Mitrapost.com – Kondisi kerusakan ruas jalan yang terjadi di wilayah bagian Pati Selatan, juga menjadi perhatian bagi semua kalangan.
Salah satunya dari anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati, Warsiti yang juga menyoroti kondisi tersebut.
Politisi yang duduk di Komisi A tersebut mengungkapkan bahwa dalam melakukan perbaikan jalan, dimungkinkan kurang sesuai dengan kontur titik lokasi jalan tersebut.
Hal demikian disinyalir menjadi salah satu penyebab jalan di beberapa titik di wilayah Pati Selatan sering mengalami kerusakan.
“Untuk beberapa titik ruas jalan yang sudah rusak parah adalah karena mungkin karena pengaspalan jalannya yang kurang sesuai dengan kontur jalan mas,” katanya saat dihubungi oleh tim mitrapost.com
Selain itu, Warsiti juga menyoroti perihal Kondisi drainase dalam pembangunan jalan. Menurutnya, beberapa diantaranya tidak berfungsi dan justru mengalami penyempitan karena bangunan rumah.
Pihaknya berharap, agar kondisi tersebut dapat menjadi perhatian dalam upaya perbaikan jalan di wilayah Kabupaten Pati.
“Kemudian juga banyak drainase jalan yang tidak berfungsi alias dipakai untuk bangunan rumah. Sehingga air tidak bisa mengalir sebagaimana mestinya,” jelasnya.
Berdasarkan pantauan mitrapost.com di lapangan, kondisi jalan di wilayah Pati Selatan memang banyak mengalami kerusakan.
Seperti yang terjadi di Dukuh Paras Desa Tanjunganom Kecamatan Gabus, saat musim hujan seperti sekarang kondisi jalan sangat memprihatinkan.
Jalan yang merupakan jalur utama penghubung antar Kecamatan Gabus dan Kecamatan Tambakromo tersebut, terdapat banyak kubangan air dengan kedalaman bisa mencapai hingga 20 cm.
Sehingga sangat berbahaya bagi pengguna jalan saat Melewati jalan rusak sekitar 70 meter tersebut. (Adv).






