Pati, Mitrapost.com – Kondisi kerusakan jalan menuju lokasi objek wisata yang ada wilayah Kabupaten Pati menjadi perhatian bagi beberapa pihak.
Menanggapi kondisi tersebut, Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Dinporapar) Kabupaten Pati, Rekso Suhartono menanggapi kerusakan akses jalan.
Ia mengatakan bahwa salah satu upaya yang bisa membantu yakni dengan pengajuan menjadi Desa Wisata (Deswita).
Rekso mengungkapkan melalui Deswita dengan keberadaan kelompok sadar wisata (Pokdarwis), maka dapat mengajukan proposal untuk bantuan pendanaan dari provinsi. Yang mana salah satunya dapat digunakan untuk perbaikan akses jalan.
“Kalau sudah menjadi desa wisata, Pokdarwis juga sudah kita bentuk, kita juga akan ajukan proposal, untuk mendapatkan bantuan keuangan dari provinsi maupun Pemda,” katanya.
Lebih lanjut, Rekso menambahkan meskipun ranah kerusakan jalan bukan menjadi tanggung jawab Dinporapar, namun pihaknya akan tetap berkoordinasi dengan DPUTR Kabupaten Pati.
Hal demikian sebagai upaya sementara yang dilakukan guna menanggapi kerusakan yang sebabkan beberapa objek wisata menjadi sepi.
“Untuk terkait jalan rusak dan lain-lain, kami tetap akan melakukan koordinasi dengan OPD yang lain, yang mana itu menjadi ranah DPUTR,” terangnya.
Rekso juga menerangkan bahwa perbaikan jalan tidak bisa dilakukan secara langsung. Ia menyadari adanya keterbatasan anggaran APBD. Pihaknya juga mengatakan bahwa selama ini, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Pati belum mampu menunjang kondisi kerusakan yang terjadi.
“Intinya nanti kita pelan-pelan kita tata, karena memang kondisi ekonomi saat ini kondisi maupun PAD memang masih rendah. Jadi kita harus pelan-pelan,” pungkasnya. (*)




