Jelang Pilkada Pati, Warga NU Diminta Menghargai Perbedaan

Pati, Mitrapost.com Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pati memberikan perhatian serius terhadap Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Para jajaran NU diminta untuk menjaga organisasi dengan menghargai perbedaan yang muncul dalam hajatan demokrasi tersebut.

“Mari selalu menjaga kondusivitas dan jangan memperuncing perbedaan yang ada di masyarakat,” tutur Rais Syuriyah PCNU Pati, KH Minanurrohman.

Kiai Minan merasa perlu menekankan pesan tersebut. Mengingat, NU seringkali menjadi sasaran mencari dukungan dari pihak-pihak yang berkontestasi dalam Pemilu maupun Pilkada.

“Silakan secara pribadi berpolitik, tetapi tidak diperkenankan menggunakan atribut NU,” ungkapnya.

Ketua Tanfidziyah PCNU Pati, KH Yusuf Hasyim mengatakan bahwa NU merupakan organisasi besar dengan pengikut yang banyak. Bahkan, dia menyebut mayoritas warga Pati merupakan kalangan nahdliyin.

Kondisi tersebut menjadikan NU primadona, terutama dalam kontestasi politik. Namun, dia menegaskan, NU bukan organisasi yang berpraktik politik praktis. Gerakan NU lebih pada keummatan yang fokus pada bidang sosial keagamaan.

“NU bukan partai politik. Tetapi dipandang banyak pihak memiliki kekuatan politik,” katanya.

Lebih lanjut, dia menjelaskan, kalangan nahdliyin saat ini telah cerdas dalam menyikapi sesuatu, termasuk dalam hal politik.

Kendati demikian, pihaknya tetap mengingatkan jajaran struktural maupun kultural NU untuk menjaga diri dengan tidak terjebak pada fanatisme berlebih dalam urusan politik. (*)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati