Mitrapost.com – Fakta baru kasus ledakan di SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara terungkap. Dimana terduga pelaku diketahui membawa tujuh peledak saat beraksi.
Hal itu sebagaimana yang diungkapkan oleh Juru Bicara Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri, AKBP Mayndra Eka Wardhana.
“Benar bahwa ditemukan tujuh peledak,” terangnya dilansir dari Kompas.
Ia menyebut bahwa dari tujuh peledak yang dibawa, dua meledak di masjid, dua di Taman Baca dan Bank Sampah. Sedangkan tiga tidak meledak.
“TKP 1 (masjid) dua bom meledak, TKP 2 Taman Baca dan Bank Sampah terdapat dua bom meledak. Tiga yang tidak meledak,” terangnya.
Sedangkan terkait jenis peledak yang digunakan masih belum diungkap.
“Untuk jenisnya telah diketahui, dan bisa ditanyakan kepada otoritas Brimob Gegana atau Polda Metro Jaya,” paparnya.
Sebelumnya, ledakan terjadi di SMAN 72 Jakarta berada di kompleks Kodamar TNI Angkatan Laut, Kelapa Gading pada Jumat (7/11/2025) sekitar pukul 12.15 WIB.
Akibat peristiwa tersebut, puluhan korban mengalami luka bakar dan luka akibat serpihan, serta menimbulkan kepanikan di lingkungan sekolah dan masyarakat sekitar. Dari hasil penyelidikan awal, pelaku diduga merupakan salah satu siswa sekolah tersebut. (*)

Redaksi Mitrapost.com






