Mitrapost.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini, Kamis (05/02/2026) pukul 09.54 WIB kembali mengalami kenaikan pada poin 25,38 atau sebesar 0,31% ke level 8,172.09 (rebound), setelah sebelumnya berada di fase bearish (penurunan).
Fase rebound yang ditandai dengan zona hijau dapat diartikan bahwa pasar sedang berada dalam kondisi aman dan positif untuk dapat melakukan pembelian saham (trading). Sementara, salah satu metode trading saham yang digunakan oleh trader adalah scalping.
Scalping saham merupakan strategi trading berjangka pendek yang ditujukan pengambilan keuntungan skala kecil namun cepat, berdasar pada pergerakan harga saham di hari yang sama.
Salah satu strategi yang bisa digunakan oleh trader (orang yang melakukan trading) adalah memperhatikan buying average saham, yaitu berupa cara pembelian saham yang sama selama beberapa kali pada harga yang berbeda, lalu menghitung rata-rata pembeliannya (average price).
Strategi ini digunakan dengan tujuan sebagai berikut;
- Menurunkan harga rata-rata saat harga saham turun
- Mengelola risiko saat pembelian saham
- Mengoptimalkan posisi saat yakin dengan prospek sahamnya
Sementara itu, berikut kami berikan 5 saham listing di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang cocok untuk scalping!
BUMI — PT Bumi Resources Tbk
Setelah besarnya tekanan jual serta net sell asing yang signifikan, saham BUMI masih mengalami laju harga yang fluktuatif dan menunjukkan reaksi tajamnya. Hal ini membuat saham ini sering memiliki range intraday lebar sehingga ideal bagi scalper untuk melakukan quick moves. Kemudian, level harga yang sering reject dari resistance psikologis juga memicu micro-reversals di waktu volatil.
BUVA — PT Bukit Uluwatu Villa Tbk
Akibat dari pergerakan harganya yang cepat dan sentimen ritelnya sering aktif, saham BUVA dikenal memiliki volatile price action dan mendapatakan range trading dalam satu sesi. Meski pernah kena suspensi setelah naik signifikan, aksi harganya yang cepat kembali memberi micro momentum bagi scalper.
BUMI — PT Bumi Resources Tbk
Dalam sesi sebelumnya, BUMI termasuk top losers dengan penurunan besar yang akhirnya menciptakan range wide di chart yang dapat dimanfaatkan scalper pada reversion cepat. Rebound pagi ini juga memberikan katalis potensi technical bounce pada saham yang sebelumnya oversold.
MINA — PT Sanurhasta Mitra Tbk
Saham ini diketahui sering mencatatkan aktivitas perdagangan yang aktif dengan range intraday cukup luas, terutama ketika pasar utama bergerak secara fluktuatif seperti hari ini. Volatilitas kecil-besar di antara sesi juga telah memberi peluang entry/exit cepat ketika harga bergerak tajam.
TLKM — PT Telkom Indonesia Tbk
TLKM termasuk ke dalam golongan saham blue chip yang ditandai dengan likuiditas tinggi dan frekuensi transaksi besar. Hal ini mendukung scalper masuk sekaligus keluar posisi cepat tanpa kerugian yang besar. Selain itu, TLKM juga sempat masuk daftar yang banyak dijual asing baru-baru ini, sehingga memicu micro price swings yang bisa dimanfaatkan untuk scalping.
ANTM — PT Aneka Tambang Tbk
Pergerakan ANTM disebut mengikuti sentimen komoditas (emas/nikel) yang sering fluktuatif intraday ketika harga global berubah, sehingga memberi peluang micro-moves cepat. Lantaran nvestor asing baru-baru ini banyak melakukan jual bersih pada ANTM saat indeks menguat, tekanan jualnya sering tercipta dalam sesi sehingga scalping dapat memanfaatkan retracements. (*)
Disclaimer: Perlu diingat bahwa analisis ini hanya berdasarkan data yang tersedia dan tidak dapat menjamin hasil yang pasti. Pastikan Anda melakukan riset dan analisis sendiri sebelum membuat keputusan investasi.

Redaksi Mitrapost.com






