Pati, Mitrapost.com – Klenteng Hok Tik Bio yang berada di Kecamatan Pati, Kabupaten Pati mulai dibersihkan. Kegiatan pembersihan itu dilakukan mulai dari kompleks hingga patung dewa pada Kamis (05/02/2026).
Pembersihan itu tidak hanya dilakukan oleh umat Konghucu, tetapi sejumlah warga agama lain juga ikut membantu. Hal ini menjadi simbol toleransi antar umat beragama.
“Klenteng Hok Tik Bio tiap-tiap tahun mengadakan bersih-bersih klenteng sebelum Imlek tiba dan diikuti oleh para suster dan antar umat beragama,” kata Ketua Klenteng Hok Tik Bio Pati, Eddy Siswanto.
Menurutnya, ada beberapa patung dewa yang dibersihkan salah satunya patung berusia hampir 300 tahun. Patung itu, lanjut dia, turun temurun dari Kabupaten Lasem yang tidak terawat.
“Kira-kira hampir 300 tahun, karena itu dari awal dari Klenteng sini 1875, tapi itu dari turun temurun dari Lasem karena tidak bisa merawat ditaruh di Kelenteng,” jelas dia.
Selain melakukan pembersihan komplek dan patung dewa, kata dia, Klenteng Hok Tik Bio Pati juga akan menggelar pasar Imlek mulai dari 7 hingga 17 Februari 2026.
Namun untuk kirab budaya tidak dilaksanakan seperti tahun kemarin. Hal itu lantaran masyarakat Kabupaten Pati sedang dilanda bencana banjir.
“Ada pasar Imlek tapi tidak ada kirab budaya, karena saya yakini karena tuan rumah seperti Hong Cho Hok Tik Cing kita ritual dan bertanya tiap tahun, apakah boleh keluar apakah tidak,” ujarnya.
“Tapi ternyata yang jaga di klenteng juru kunci dan saya sendiri yang ritual ternyata kita tanya sampai dua kali tidak diperbolehkan,” lanjutnya. (*)

Wartawan Mitrapost.com


