IHSG Mulai Menguat, Berikut Saham Berpotensi Positif dalam Scalping

Mitrapost.com – Pagi ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Kamis, 19 Februari 2026 tepatnya pukul 09:18 WIB menunjukkan adanya penguatan yang terlihat di poin 40,47 atau sebesar 0,49% ke level 8,350.7.

Penguatan yang ditandai dengan zona hijau dianggap aman dan positif untuk melakukan transaksi perdagangan saham (trading), berdasar pada salah satu metode yang digunakan yaitu scalping atau strategi berjangka sangat pendek guna mengambil keuntungan skala kecil namun cepat.

Hal ini sesuai dengan pergerakan harga saham pada hari yang sama. Salah satu strategi yang bisa digunakan oleh trader adalah memperhatikan buying average saham atau cara pembelian saham yang sama dalam beberapa kali di harga yang beda, lalu menghitung rata-rata pembeliannya (average price).

Strategi ini digunakan dengan tujuan sebagai berikut;

  • Menurunkan harga rata-rata saat harga saham turun
  • Mengelola risiko saat pembelian saham
  • Mengoptimalkan posisi saat yakin dengan prospek sahamnya

Sementara itu, berikut kami berikan 5 saham listing di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang cocok untuk scalping!

BUMI — PT Bumi Resources Tbk

Saham ini termasuk salah satu yang memiliki nilai transaksi tinggi dan sering aktif diperdagangkan, terutama pada sesi pembukaan dan penutupan hari. Volume tingginya mampu menciptakan volatilitas intraday yang dibutuhkan scalper untuk quick in out.

Kemudian, pergerakan BUMI juga terpengaruh oleh sentimen pasar energi dan komoditas, sehingga pergerakan tajam dalam satu sesi cukup sering terjadi ketika IHSG bergerak menguat atau bahkan saat mengalami koreksi.

BBCA — PT Bank Central Asia Tbk

Saham BBCA menjadi salah satu blue-chip paling likuid di Bursa Efek Indonesia (BEI) karena banyak volume dan jumlah transaksi besar yang terjadi di setiap harinya. Hal itu membuatnya cocok untuk strategi scalping karena scalper bisa masuk/keluar posisi cepat tanpa mengalami kerugian besar.

Meskipun net sell asing pernah menekan saham ini, aktivitas tradingnya tercatat tetap tinggi dan harga sering berfluktuasi intraday mengikuti gerak IHSG.

KPIG — PT MNC Tourism Indonesia Tbk

Setelah libur panjang, KPIG menunjukkan pergerakan harga yang tajam dan fluktuatif. Dalam perdagangan terbaru, saham ini termasuk dalam kelompok top loser hingga mencerminkan adanya aksi profit taking besar dan volatilitas yang bisa dimanfaatkan scalper.

TINS — PT Timah Tbk

Saham ini sempat mencatatkan pergerakan harga signifikan sebelum dan setelah libur panjang Imlek hingga kemudian mengalami tekanan sehingga harganya bergerak secara dinamis. Volatilitas seperti itu membuka peluang range trading intraday bagi scalper ketika harga mencoba kembali menstabilkan diri.

PTRO — PT Petrosea Tbk

Pada pembukaan beberapa hari terakhir ketika IHSG menguat, PTRO sering menjadi saham yang memimpin penguatan pasar di awal sesi, menunjukkan respons pasar yang cepat. Sementara, sentimen positif terhadap potensi corporate action atau prospek masuk MSCI sebelumnya juga memberikan tingkat likuiditas dan micro momentum yang bermanfaat untuk scalping.  (*)

Disclaimer: Perlu diingat bahwa analisis ini hanya berdasarkan data yang tersedia dan tidak dapat menjamin hasil yang pasti. Pastikan Anda melakukan riset dan analisis sendiri sebelum membuat keputusan investasi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati