Mitrapost.com – Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia (Mendes PDT RI), Yandri Susanto mengeluarkan pernyataan tegas terkait menjamurnya jaringan ritel modern seperti Alfamart dan Indomaret di Indonesia.
Dalam pernyataan yang disampaikan di rapat kerja bersama Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Yandri mengatakan bahwa ekspansi Alfamart dan Indomaret harusnya diberhentikan apabila Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih telah berjalan secara optimal.
Pada penilaiannya, kehadiran ritel modern yang semakin meluas hingga ke pelosok berpotensi jadi ancaman serius terhadap penguatan ekonomi desa yang saat ini tengah dirancang melalui Kopdes Merah Putih. Untuk itu, ia mengaku keberpihakan pemerintah harus jelas pada masyarakat desa.
“Saya setuju sekali di forum terhormat ini, Pak Ketua, kalau Kopdes itu sudah berjalan, sejatinya Alfamart dan Indomaret setop,” jelas Yandri, dikutip dari Tribunnews, Rabu (25/02/2026).
Menurutnya, pembangunan Kopdes Merah Putih tidak akan efektif jika jaringan ritel besar terus melakukan ekspansi tanpa kendali dalam waktu yang bersamaan, karena skala bisnis yang timpang menjadikan persaingan tidak seimbang.
“Buat apa kita membangun Kopdes, tapi Alfamart sama Indomaret atau sejenisnya merajalela? Itu artinya tidak apple to apple sebenarnya. Kalau mereka sudah sangat besar, sangat monopoli selama ini, tentu akan menjadi ancaman bagi Kopdes,” ucapnya.
Perlu diketahui, Yandri menyampaikan data terkait dengan jumlah gerai dua ritel modern tersebut seperti Alfamart dan Indomaret di Indonesia yang telah menembus angka lebih dari 20.000 unit secara nasional. (*)

Redaksi Mitrapost.com




