Rentan dari Guncangan Ekonomi, Masyarakat Kelas Menengah di RI Alami Penurunan hingga 50,4%

Mitrapost.com – Sebuah lembaga riset independen Mandiri Institute melaporkan adanya penurunan jumlah masyarakat kelas menengah di Indonesia yang semula 47,9 juta orang pada 2024 dengan proporsi total penduduk 17,1% menjadi 46,7 juta orang di 2025 sebesar 16,6%.

Sementara, kelompok aspiring middle class (AMC) atau yang berpendapatan cukup untuk kebutuhan harian namun sulit menabung atau berinvestasi justru mengalami kenaikan sebesar 4,5 juta orang dengan total 50,4% dari populasi.

Artinya, lebih dari separuh masyarakat di Indonesia yang saat ini tengah berada di bawah ambang kelas menengah namun dalam waktu yang sama juga ada di posisi rentan terhadap guncangan ekonomi.

Seorang ekonom dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Wisnu Setiadi Nugroho, menilai bahwa penyusutan tersebut bukan sekadar perubahan angka, karena masyarakat kelas menengah diidentikkan dengan rasa aman finansial dan kemampuan untuk merencanakan masa depan.

“Ketika jumlah mereka menyusut, yang benar-benar terkikis adalah keyakinan bahwa kerja keras akan membawa kemajuan,” jelas Wisnu, dikutip dari IDN Financials, Selasa (03/03/2026).

Dalam hal ini, Wisnu mengatakan bahwa struktur kelas menengah di Indonesia relatif tipis dan didominasi oleh lapisan bawah.

Kondisi tersebut membuat masyarakat yang masuk dalam golongan ini mudah terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK), kenaikan biaya pendidikan, maupun peningkatan cicilan pinjaman.

“Ekspansi AMC saat ini mencerminkan betapa banyak keluarga yang berdiri di tepi ketidakpastian,” katanya.

Atas kondisi penurunan ini, faktor utama yang dapat mendorong adalah kualitas pekerjaan di mana pertumbuhan lapangan kerja lebih banyak berasal dari sektor informal, ekonomi gig, dan pekerjaan berproduktivitas rendah.

“Ekonomi gig, pekerjaan informal, dan pekerjaan berproduktivitas rendah memang menyerap tenaga kerja. Namun pekerjaan seperti itu jarang memberikan stabilitas pendapatan, jaminan sosial, atau jalur karier yang jelas. Orang bekerja keras, tetapi tangga sosial tidak menjadi lebih panjang,” ucapnya. (*)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati