Mitrapost.com – Peristiwa truk TNI yang menabrak motor di kawasan Kalideres, Jakarta Barat, menjadi sorotan warganet di media sosial. Pasalnya, akibat kecelakaan tersebut, penumpang yang merupakan wanita lanjut usia, AM (51), meninggal dunia.
Terkait peristiwa tersebut, TNI Angkatan Darat (AD) mewakili satuan Menzikon/CRK Pusziad menyampaikan permohonan maaf atas insiden yang terjadi pada Jumat (3/4/2025) lalu. Selain itu, pihaknya telah menemui keluarga korban dan memberikan santuan.
“Kepada keluarga korban meninggal dunia, perwakilan satuan juga telah melaksanakan takziah, menyampaikan permohonan maaf secara langsung, serta memberikan santunan sebagai bentuk empati dan tanggung jawab,” ujar Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono, Minggu (5/4/2026), dikutip CNN Indonesia.
Selain korban meninggal, kecelakaan tersebut juga menimbulkan korban luka-luka, K (38). Kepada korban terluka, satuan Menzikon/CRK Pusziad memberikan bantuan biaya pengobatan. Donny menyebutkan, perkara telah diselesaikan secara kekeluargaan.
“Langkah-langkah ini merupakan wujud kehadiran TNI AD yang tidak hanya menjalankan tugas negara, tetapi juga menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat,” kata Donny.
Pihaknya turut menyampaikan klarifikasi bahwa tabrakan tidak ada unsur kesengajaan. Donny menjelaskan, truk TNI saat itu sedang mengantar siswa SD mengikuti kegiatan LDKS Pramuka ke wilayah Cisarua.
Menurut keterangannya, kecelakaan terjadi saat motor berupaya menyalip, namun diduga kehilangan kendali hingga terjatuh.
“Kami perlu menegaskan bahwa dari indikasi awal tidak terdapat unsur kesengajaan dalam peristiwa ini, melainkan murni kecelakaan lalu lintas,” imbuhnya.
Setelah terjadi kecelakaan, pengemudi truk disebut telah melapor dan kini menjalani pemeriksan oleh Polisi Militer untuk memastikan penyebab kecelakaan. Ia menegaskan, pemeriksaan dilakukan dengan akuntabel dan transparan.
“Pasca kejadian, pengemudi kendaraan dinas telah melaporkan diri ke satuan dan saat ini tengah menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh Denpom I Tangerang,” tutur Donny.
“TNI AD juga telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian guna memastikan penanganan peristiwa ini berjalan secara objektif, transparan dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” pungkasnya. (*)

Redaksi Mitrapost.com






