Mendag Tegaskan Kenaikan Harga Minyak Goreng Bukan Karena Kelangkaan Pasokan Dalam Negeri

Mitrapost.com – Menteri Perdagangan Republik Indonesia (Mendag RI), Budi Santoso mengakui bahwa kenaikan harga plastik yang terjadi selama ini memengaruhi naiknya harga minyak goreng, lantaran dijadikan sebagai bahan kemasan.

Dalam hal ini, pihaknya menegaskan bahwa kenaikan tersebut tidak ada kaitannya dengan kelangkaan pasokan yang ada di dalam negeri. Pasalnya, Budi memastikan jika ketersediaan minyak goreng di Republik Indonesia (RI) masih pada taraf aman dan tidak mengalami gangguan.

“Pada prinsipnya stok barang ada, enggak ada masalah. Jadi ketersediaan pasokan ada. Memang salah satu imbas kenaikan itu karena harga plastik,” jelas Budi di Kementerian Koordinator Bidang Pangan (Kemenko Pangan), Jakarta Pusat, dilansir dari CNN Indonesia.

Budi menjelaskan terkait harga rata-rata MinyaKita yang merupakan merek dagang milik Kementerian Perdagangan (Kemendag RI), saat ini berada pada kisaran Rp15.982 per liter. Angka tersebut diketahui sedikit berada di atas harga eceran tertinggi (HET) Rp15.700.

Sementara, harga minyak goreng untuk kualitas premium di sejumlah daerah dilaporkan berada dalam nominal yang lebih tinggi, utamanya pada wilayah yang dihadapkan dengan tantangan distribusi seperti Provinsi Papua.

Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) RI mencatatkan adanya kenaikan harga minyak goreng tertinggi telah menyentuh angka Rp60 ribu per liter di Kabupaten Intan Jaya, Papua. Sementara secara nasional, rata-rata harga minyak goreng naik dari Rp19.358 per liter menjadi Rp19.592 per liter.

Menanggapi kondisi tersebut, Budi mengatakan jika Pemerintah Pusat tengah mengupayakan kestabilan pasokan bahan baku plastik melalui audiensi bersama pelaku industri. Harapannya, langkah ini mampu menekan biaya produksi dan menjaga harga minyak goreng agar tidak meningkat dengan tajam.

“Ya, secepatnya (harga minyak mulai stabil), karena kita kan tidak mesti ngomongin minyaknya saja kan. Karena tadi saya bilang yang kebanyakan faktornya karena dari plastik. Ini yang plastik juga harus diselesaikan,” ucapnya, dikutip Rabu (22/04/2026). (*)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati