Pati, Mitrapost.com – Juru masak seluruh dapur MBG di Kabupaten Pati diharapkan memiliki keahlian sesuai kualifikasi dan standar nasional tata boga. Standardisasi juru masak ini penting untuk memastikan kualitas makanan tetap terjaga.
Hal ini disampaikan oleh Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati, Warsiti. Ia menyampaikan, program makan bergizi gratis (MBG) merupakan program strategis pemerintah pusat, sehingga harapannya bisa dimaksimalkan mutunya.
“Anak-anak penerima program makan bergizi gratis ini adalah masa depan bangsa. Maka, perlu persiapan matang agar kualitas makanan yang mereka konsumsi aman dan bergizi,” kata dia.
Lebih lanjut, ia mendorong pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG memenuhi standar ini. Harapannya, juru masak (chef) di setiap SPPG telah menempuh uji kompetensi dan mendapatkan sertifikasi profesi dari lembaga yang terakreditasi.
Lewat uji kompetensi ini, juru masak akan dievaluasi secara menyeluruh, mulai dari pengolahan bahan makanan, teknik memasak, takaran, hingga pemahaman terhadap bahan-bahan yang dilarang dalam penyajian makanan.
Warsiti menekankan, selain meningkatkan mutu output, standardisasi juga penting untuk menjamin keamanan pangan dan mencegah permasalahan akibat human error yang berdampak pada kesehatan para penerima manfaat program MBG.
“Uji kompetensi chef ini kami laksanakan agar saat program SPPG berjalan nanti, tidak terjadi lagi kasus luar biasa seperti keracunan makanan pada anak-anak penerima manfaat,” katanya lagi. (Adv)

Redaksi Mitrapost.com





