Mitrapost.com – Petugas keamanan di perumahan Kota Malang, Jawa Timur, inisial MS (51), tewas usai ditusuk oleh maling. Saat ini, petugas kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi pelaku yang diketahui berjumlah dua orang.
Olah tempat kejadian perkara dilakukan oleh tim gabungan dari Satreskrim dan Unit Reskrim Polsek Kedungkandang di dekat lokasi penusukan, yakni di sekitar Jembatan Amprong, tepat Jalan Raya Cemorokandang.
Kasi Humas Polresta Malang Kota, Ipda Lukman Sobikhin turut menyebutkan ciri-ciri pelaku yang terekam melalui kamera CCTV.
“Pelaku teridentifikasi melalui rekaman CCTV di sekitar lokasi. Ciri-cirinya laki-laki, perawakan tinggi besar sekitar 175 cm, rambut pendek rapi, dan saat kejadian mengenakan jaket warna abu-abu,” ujar Lukman, dikutip Detik, Senin (11/5/2026).
Kejadian penusukan berawal pada Sabtu (9/5/2026) malam, saat korban sedang bertugas sebagai satpam kompleks perumahan Cemara Diamond Townhouse, mendapatkan laporan warga mengenai dua orang mencurigakan.
MS segera mengecek ke lokasi dan mendapati kantor pemasaran perumahan dalam kondisi berantakan, serta barang hilang berupa kusen bangunan. Dia kemudian mengejar pelaku yang mencoba kabur dan berakhir kejar-kejaran hingga Jalan Cemorokandang.
Korban dan komplotan maling tersebut berduel di lokasi. Namun, karena kalah jumlah, MS tersungkur. Salah satu pelaku kemudian dengan tega menusuk perut korban menggunakan senjata tajam (sajam) hingga terkapar.
“Dia ditusuk cuman gak tahu nusuknya pakai apa,” kata Ima, warga setempat, Minggu (10/5/2026).
Setelah ditusuk, korban sempat berjalan kaki menuju rumah keponakannya di Jalan Santoso untuk mencari pertolongan. Korban sempat sadar dan minum air putih, hingga kondisinya kritis, lalu dilarikan ke RSSA Saiful Anwar Malang.
Tim medis sempat melakukan tindakan operasi darurat, korban mengembuskan napas terakhir pada Minggu (10/5/2026) pagi. (*)

Redaksi Mitrapost.com






