Mitrapost.com – Terungkap aksi penipuan modus love scamming di dalam rutan Kelas IIB Kotabumi, Provinsi Lampung. Aksi penipuan tersebut diduga melibatkan ratusan narapidana, dan dilakukan secara berkelompok.
Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf menyebutkan, pengungkapan kasus ini merupakan hasil kerja sama antara Polda Lampung dengan pihak Kementerian Imigrasi. Berdasarkan pemeriksaan terhadap 145 warga binaan, sebanyak 137 terindikasi terlibat dalam sindikat.
“Pengungkapan kasus ini hasil dari kerja sama atau join investigasi dengan pihak Kementerian Imigrasi, sehingga dapat mengungkap kasus love scamming yang dikendalikan dari dalam Rutan Kotabumi,” kata Helfi, Senin (11/5/2026), dikutip CNN Indonesia.
“Kami melakukan pemeriksaan terhadap 145 warga binaan (WB) di sana (Rutan Kotabumi) dan 137 orang terindikasi ikut terlibat dalam kasus ini,” lanjut dia.
Jumlah korban aksi penipuan ini diperkirakan lebih dari 1.200 orang dari berbagai daerah, sementara total kerugian mencapai miliaran rupiah. Mirisnya, sebanyak 671 korban di antaranya diduga mengalami eksploitasi seksual.
“Dari jumlah tersebut, sebanyak 249 korban diketahui telah melakukan transfer uang kepada pelaku. Korban berasal dari sejumlah daerah, termasuk Jawa Timur dan Lampung, dengan total kerugian diperkirakan mencapai Rp1,4 miliar,” ujarnya.
Love scamming merupakan salah satu jenis penipuan yang memanfaatkan modus percintaan untuk menipu korban. Para pelaku sengaja membuat akun media sosial dengan profil palsu menyerupai anggota TNI maupun Polri untuk menipu korban.
“Kegiatan tersebut telah dilakukan oleh para pelaku sejak Januari hingga April,” kata Helfi.
Terkait kasus ini, pihaknya berhasil mengamankan barang bukti berupa 156 unit telepon seluler berbagai merek, satu buku tabungan bank, seragam dinas harian Polri, atribut kepolisian, pin reserse, hingga pakaian yang digunakan untuk mendukung aksi penyamaran.
“Saat ini para narapidana yang terlibat sudah dipindahkan dari Rutan Kotabumi ke Rutan Bandarlampung guna mempermudah proses penyidikan lebih lanjut,” lanjut dia. (*)

Redaksi Mitrapost.com






