Mitrapost.com – Terjadi peristiwa penusukan di Garut, Jawa Barat, yang menewaskan korban WS (52). Aksi tersebut diduga dilakukan oleh anak tiri laki-lakinya, inisial RH, lantaran dipicu karena perasaan dendam dan sakit hati.
Kasat Reskrim Polres Garut AKP Herman Saputra menyebutkan, peristiwa terjadi pada Jumat (19/6/2026) di jalan kawasan Maktal, Jalan Raya Cimanuk, Kecamatan Garut Kota.
Awalnya, adik RH meminta ibunya agar membelikan jajan. Namun, permintaan tersebut tidak dipenuhi, sehingga bocah tersebut merengek. Hal itu membuat korban emosi dan memarahi anak bungsu dan istrinya.
“Kejadian ini didengar oleh pelaku dan dia merasa sakit hati karena adiknya dimarahi,” ungkap Herman, Minggu, (21/6/2026), dikutip Detik.
Kejadian tersebut memunculkan rasa sakit hati dan dendam dalam hati pelaku RH, kemudian merencanakan aksi penusukan tersebut. Pelaku melakukan eksekusi pada sore hari saat korban turun dari angkutan umum setelah bekerja.
“Di momen ini, pelaku telah membawa sebilah pisau dapur dan menusukkan pisau tersebut ke dada korban,” katanya.
Korban sempat terkapar di jalan, lalu ditolong oleh warga. Namun, nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit.
Setelah melakukan aksi penusukan tersebut, RH sempat melarikan diri. Personel Tim Sancang Polres Garut melakukan penyelidikan untuk mengetahui keberadaan pelaku. Setelah hampir dua hari melakukan pengejaran, RH akhirnya diringkus di Jalan Cimanuk, Garut, pada Minggu.
“Pelaku langsung kami amankan. Saat ini masih menjalani proses pemeriksaan oleh penyidik kami,” pungkas Herman. (*)

Redaksi Mitrapost.com






