Pati, Mitrapost.com – Siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Bhina Tunas Bakti (BTB) Juwana, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, temukan ulat di menu Makan Bergizi Gratis (MBG). Siswa menemukan ulat di menu MBG itu pada Kamis (24/09/2026) kemarin.
Diketahui, temuan ulat di menu MBG sudah terjadi dua kali ini. Ulat di menu MBG sebelumnya pernah ditemukan pada Sabtu (19/09/2026) lalu.
Menyikapi hal itu, Ketua Satuan Tugas (Satgas) MBG Kabupaten Pati, Risma Ardhi Chandra, mengaku telah mengecek kondisi menu MBG di SMK BTB Juwana.
“Itu ulat sama cacing sudah kita pantau juga. Sudah kami cek. Makanya hal-hal seperti itu harus kita cek ulang lagi,” kata Chandra ditemui di Ruang Paripurna usai menghadiri pelantikan Pergantian Antar Waktu (PAW) Moh. Setyadi, Jumat (25/09/2026) siang.
Selain itu, dia berujar, telah mengecek dan memberikan surat peringatan kepada dapur Satuan Pelaksana Pemenuhan Gizi (SPPG) dari menu MBG yang diterima siswa BTB Juwana itu.
Menurutnya, temuan ulat di menu MBG itu sudah terjadi dua kali ini. Chandra juga telah melakukan pengecekan dapur SPPG.
Berdasarkan hasil pengecekan itu, Chandra memberikan surat rekomendasi kepada Badan Gizi Nasional (BGN). Adapun isi dari surat ke BGN berupa rekomendasi suspend sementara.
“Kami sebagai Satgas sudah kami informasikan ke BGN. Untuk tindak lanjutnya tergantung BGN nanti. Surat teguran untuk di suspend sementara,” terang dia.
Dikonfirmasi terpisah, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan dan Prestasi SMK BTB Juwana, Muhammad Nur Rohim mengatakan bahwa ulat yang ditemukan pada Kamis kemarin berasal dari buah matoa yang disajikan dalam paket menu MBG.
“Iya, itu berada di buahnya, buah matoa. Buah matoa itu kan biasanya kalau ada bagian yang agak rusak memang kerap ada ulat di dalamnya. Siswa yang sedang makan menemukan itu lalu melaporkannya kepada pihak guru,” ujar Nur Rohim.
Adanya temuan ulat di buah matoa itu, pihak sekolah langsung melaporkan kepada Person in Charge (PIC) atau SPPG penyedia MBG.
“Sudah kami laporkan ke PIC sudah, ditinjau kembali, surat pernyataan secara tertulis sudah, konfirmasi secara terbuka sudah,” imbuhnya.
Menurut dia, penemuan ulat itu bukan pertama kali ini. Sebelumnya, salah satu menu MBG di SMK BTB Juwana Pati juga ditemukan ulat. Dengan demikian, pihaknya berharap kepada SPPG untuk mengevaluasi terhadap setiap menu MBG yang dibagikan.
“Harapan kami tidak ada masalah karena kami tanggung jawabnya ke orang tua, orang tua terus mewanti-wanti kepada sekolah agar anak-anak bisa selamat semua tidak ada masalah baik MBG jadi disuruh yang baik lah jangan sampai terulang lagi,” pungkasnya. (*)

Wartawan Mitrapost.com




