Pati, Mitrapost.com – Gerakan Masyarakat Peduli Pati (GMPP) menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Bupati Pati, Kamis (29/10/2026) siang. Massa membawa delapan tuntutan untuk disetujui oleh Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra.
Pantauan di lokasi, massa berkumpul di depan pintu pagar Kantor Bupati Pati. Selain itu, massa GMPP membentangkan spanduk dan mencoret-coretnya.
Delapan tuntutan yang dibawa mencakup salah satunya kesepakatan antara Pemkab Pati dengan GMPP untuk tidak menurunkan foto Bupati Pati Nonaktif Sudewo.
Koordinator lapangan GMPP, Sutirto mengatakan, aksi siang ini meminta kesepakatan kepada Plt Bupati Pati untuk tidak menurunkan foto Bupati Pati Nonaktif Sudewo.
“Plt harus memberikan tanda tangan integritas supaya berita acara supaya tidak akan menurunkan foto Bapak Sudewo,” kata Sutirto.
Ia menegaskan, aksi tersebut sebagai bentuk penghormatan terhadap supremasi hukum. Terlebih, untuk saat ini Bupati Pati Nonaktif Sudewo masih menempuh jalur hukum.
“Harus menghormati supremasi hukum. Pati itu cinta damai. Pati yaitu menghormati hukum. Saat ini Pak Dewo masih menempuh jalur hukum,” jelasnya.
Menurut dia, tidak patut foto Bupati nonaktif Sudewo diturunkan sebelum ada keputusan hukum tetap.
“Apa patut jika Pak Sudewo belum inkrah fotonya dicampakkan atau ditanggalkan. Kami tidak menginginkan, panjenengan semua sudah tahu pemilih Bupati Pati Pak Dewo dipilih secara mutlak berarti rakyat Pati warga masyarakat Pati masih menginginkan Pak Dewo memimpin kembali Kabupaten Pati,” pungkasnya.
Sebagai informasi, secara keseluruhan delapan tuntutan GMPP itu diantaranya pertama, permintaan kepastian supaya tindakan pencopotan atau penurunan foto Bupati Pati nonaktif Sudewo dilaksanakan sesuai kewenangan, prosedur, dan ketentuan administrasi.
Kedua, GMPP meminta pertanggung jawaban serta transparansi pelaksanaan pembangunan infrastruktur jalan yang menggunakan alokasi APBD Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp210 miliar.
Ketiga, GMPP meminta evaluasi, monitoring, kualitas trotoar di sejumlah ruas jalan di Kabupaten Pati. Keempat, GMPP meminta kejelasan kelanjutan program beasiswa bagi putra-putri daerah yang bersumber dari dana CSR.
Selanjutnya, poin kelima GMPP juga menyoroti sektor pelayanan publik, khususnya perbaikan antrian pendaftaran dan pengambilan obat di RSUD RAA Soewondo Pati.
Keenam, mendorong publikasi aset cagar budaya daerah, pembangunan museum kebudayaan Pati. Ketujuh, penataan UMKM dan pengembalian Pedagang Kaki Lima (PKL) di Alun-alun Simpang Lima Pati.
Lebih lanjut, poin terakhir, GMPP meminta kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Pati mendorong percepatan pembangunan Rumah Sakit Bhayangkara dan renovasi Stadion Joyokusumo. (*)

Wartawan Mitrapost.com




