oleh

Dewan Pati Sayangkan Pengesahan UU Cipta Kerja

Pati, Mitrapost.com Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pati, Narso sayangkan pengesahan UU Cipta Kerja. Pasalnya meski mempunyai beberapa keunggulan, ternyata banyak sektor yang terdampak negatif terhadap peratuan ini.

Di tengah ketidakadilan yang disuarakan masyarakat. Pemerintah menggaungkan sejumlah keuntungan dari UU Cipta Kerja. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan RUU ini fokus untuk menyelesaikan berbagai permasalahan yang menghambat investasi.

Diantaranya mempermudah perizinan UMKM, kemudahan mendirikan koperasi, sertifikasi halal kilat, jaminan lahan masyarakat di kawasan konservasi, penyederhanaan izin untuk nelayan, mempercepat pembangunan rumah untuk MBR, jaminan pesangon dan perlindungan pegawai yang kena PHK, insentif dan perlindungan hukum bagi pengusaha, hingga kebijakan satu peta.

Baca juga: Dinilai Tergesa-gesa, Fraksi Demokrat dan PKS Pati Tolak UU Cipta Kerja

Kendati demikian, Ketua fraksi NKRI DPRD Pati Narso menilai dampak dari UU Cipta Kerja lebih buruk akan dialami sektor-sektor tertentu.

“Ada banyak sektor yang terdampak dalam UU Cipta Kerja ini diantaranya sektor perburuhan, sektor minerba mineral dan tambang dan lingkungan hidup. Ini cukup fatal terdampaknya,” katanya kepada mitrapost.com, Selasa (6/10/2020).

Ditanya soal jalan tengah yang bisa diambil pemerintah, Narso mengungkapkan lebih baik menempuh jalur menggugat UU Cipta Kerja ke Mahkamah Konstitusi (MK).

“Kaitannya dengan jalan tengah maka sebetulnya tidak ada jalan tengah karena nanti pertarungannya di MK, tinggal maju terus atau batal. Artinya tidak bisa ada pasal kompromi,” pungkas Narso. (Adv/MA/UP/SHT)

Baca juga: 

 

Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, twitter dan instagram

Redaktur : Ulfa PS

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed