oleh

Atasi Sariawan dengan Berkumur Air Garam, Begini Kata Ahli

Mitrapost.com – Setiap orang mungkin pernah mengalami sariawan. Penyakit ini sering kali muncul di area rongga mulut dengan adanya luka.

Meski terlihat sepele, luka sariawan cukup mengganggu kenyamanan utamanya saat makan. Luka yang ada di area bibir maupun lidah bisa menimbulkan perih saat kamu mengunyah makanan atau berbicara.

Sariawan disebabkan oleh bakteri dan kuman yang ada di rongga mulut. Kondisi mulut yang tidak bersih dapat memicu timbulnya luka sariawan. Terlebih jika sistem imun dalam tubuh dalam kondisih lemah.

Baca juga: Video : 5 Manfaat Teh Hijau yang Patut Kamu Ketahui

Beragam cara yang dapat dilakukan untuk menyembuhkan luka sariawan. Mulai dari konsumsi obat-obatan hingga cara-cara tradisional yang dipercaya ampuh menghempas sariawan.

Salah satu cara yang dipercaya ampuh mengatasi luka sariawan adalah dengan berkumur menggunakan air garam. Anggapan tersebut diyakini dengan dalih air garam mampu menghilangkan kuman yang ada di dalam rongga mulut.

Lantas, apakah dalih tersebut benar atau sekadar kepercayaan semata yang beredar di kalangan masyarakat?

Baca juga: Kulit Glowing Seketika, 5 Manfaat Air Mawar untuk Kecantikan

Mengutip Kompas.com, Jumat (20/11/2020) menurut salah satu Dokter Spesialis Mulut, dr Rusmawati Ruslan, SpPM, hal tersebut hanyalah mitos. Ia mengungkapkan bahwa, air garam tidak bisa untuk menyembuhkan sariawan.

Namun, Rusmawati tak menyangkal jika air garam mampu meringankan gejala sariawan yang dirasakan oleh beberapa orang. Ia tak memungkiri bahawa, berkumur dengan air garam bisa mempuat pendereita sariawan merasa lebih nyaman. Sayangnya, hingga kini belum ada bukti penelitian yang menunjukkan efek samping dari kegiatan berkumur air garam dengan sariawan.

Baca juga: Rasakan Beragam Manfaat Berjalan Tanpa Alas Kaki

Selain itu, pada kondisi sariawan yang cukup berat berkumur denbgan air garam malah justru berisiko memperlambat proses penyembuhan luka. Sebaiknya, jika kamu mengalami luka sariawan gunakan salep atau gel anti inflamasi yang mampu meredakan peradangan.

Meski terdengar sepele, kita perlu mewaspadai gejala sariawan yang berisiko pada kanker mulut. Jika kondisi sariawan tak berangsur membaik dalam kurun waktu lama, segera periksakan ke dokter agar dapat segera menerima perawatan medis.

Baca juga: 

Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, twitter dan instagram

Redaktur: Atik Zuliati

Komentar

Berita Terkait