Tepang Kajat, Pluralisme dan Toleransi Masyarakat Rembang

Film yang diambil di Rembang dan Lasem itu mendapat apresiasi dari Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rembang, Atho’illah. Beliau mengatakan film ini sebagai salah satu kekuatan untuk mempersatukan semua kalangan di dalam menguatkan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Baca juga: Hafidz-Hanies Masih Unggul Sementara, Kantor Bupati Rembang Kebanjiran Ucapan

“Oleh karenanya patut kita tonton bersama film yang disuguhkan FKUB ini,” tuturnya.

Melalui film ini, Dwi Yoga ingin menggalang persatuan, sikap saling menghargai dan toleransi antar umat beragama.

Baca juga: Usai Pilkada, Satgas Covid-19 Rembang Berharap Tak Muncul Klaster Baru

“Sikap saling menghargai dan toleransi menjadi pesan moral yang ingin kami sampaikan dalam cerita film pendek ini,” pungkas Dwi.

Pluralisme adalah nyata bagi kita, kita harus saling lebih mengenal untuk meredam perselisihan yang muncul membawa isu Agama.(*)

Baca juga: 

Tonton video “Tahap Awal Penyuntikan Vaksin Covid-19, Jateng Dapat Jatah 421.000 Dosis”

 

Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, twitter dan instagram

Redaktur: Atik Zuliati

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Google News. silahkan Klik Tautan dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

Video Viral

Kamarkos
Pojoke Pati