Rembang, Mitrapost.com– Sebagai upaya menghidupkan geliat UMKM pada masa lebaran tahun ini, ada cara unik yang dilakukan kabupaten Rembang.
Yakni dengan mengadakan gerakan “parsel mudik” guna memeriahkan lebaran tahun ini. Gerakan ini awalnya berangkat dari kondisi dilematis bagi pelaku UMKM yang ada di Rembang.
Hal inilah dijelaskan oleh Sugeng Styo Hariadi sebagai koordinator gerakan parsel serta pembimbing forum UMKM di Rembang saat ditemui di kantor Indakop kabupaten Rembang pada Rabu (5/4/21).
Baca Juga: SAPMA Pemuda Pancasila Rembang Bagikan Takjil di Rumah Sakit
Menurut Tyo, larangan Mudik hingga pandemi akan mengurangi pembelian masyarakat. Terutama bagi mereka penjual oleh-oleh yang akan semakin berkurang.
“Nah bagaimana ini caranya agar stok temen temen bisa terjual. Sementara even-even juga tidak ada. Oleh oleh juga tidak payu, karena tidak boleh mudik. Karena tahun kemarin kesusahan dalam menjual. Gerakan ini merupakan gagasan cukup bagus ya, temen UMKM sangat berterima kasih kepada gubernur Jawa Tengah,” Ungkapnya
Baca Juga: Buka Dapur Umum, Kodim Rembang Bagikan Ratusan Takjil
Ia bersyukur program tersebut juga berangkat dari keinginan daerah Jawa Tengah dalam pembuatan parsel dari produk UMKM. Yang kemudian disambut oleh bupati Rembang dengan menerbitkan Surat Edaran.
“Temen temen sumringah, kebanjiran orderanlah dari pak wabup, luar biasa mengapresiasi gerakan dari UMKM. Juga masyarat pada antusias pada beli. Untuk dikirimkan ke saudara saudara yang diluar kota. Gerakan ini cukup membantu pembelian produk UMKM ini,” Imbuhnya
Tyo juga berharap bahwa gerakan ini dapat menaikan taraf penjualan produk UMKM di Rembang kedepannya. Terutama melalui sejumlah produk-produk yang dikemas dengan baik dengan mengusung lokalitas Rembang.
Baca Juga: Menjelang Lebaran, UMKM Rembang Kebanjiran Permintaan Parsel
Dalam gerakan ini setidaknya di Rembang sudah ada pesanan Parsel sekitar 1000 buah dengan setidaknya pelaku 100 UMKM di Rembang.
Kini produk UMKM Rembang siap mudik ke luar kota maupun menyambangi rumah masyarakat Rembang sendiri.
“Kemarin totalnya hampir 1000, dari UMKM Rembang semua. Jadi gak usah mudik, biar parsel ya aja yang mudik, sebagai yang pulang kampung,” tutupnya (*)
Baca Juga:
- Jelang Lebaran, Polres Pati Tangkap Pengedar Narkotika
- Hormati Tradisi Lebaran, Pendakian Gunung Sumbing Ditutup Seminggu
- Perbaikan Ruas Jalan Depan Pasar Kayen Dilaksanakan Setelah Lebaran
Jangan lupa kunjungi media sosial kami, di facebook, twitter dan instagram
Redaktur: Mila Candra






