oleh

DinindagkopUKM Bantu Urus PIRT dan Sertifikasi Halal Gratis bagi Pelaku Industri Kopi

anda ingin cepat kaya kerja sambil jalan - jalan di luar negeri? dan dapatkan gaji jutaan rupiah!! hubungi 0821-3869-9954

Rembang, Mitrapost.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang melalui Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM (DinindagkopUKM) berupaya melakukan pembinaan kepada para pelaku UMKM kopi di Rembang. Langkah ini dalam rangka penguatan ekonomi dan branding kopi daerah.

Kuswandi selaku Kepala Seksi (Kasi) Pemberdayaan dan Pengembangan UKM, DinindagkopUKM Kabupaten Rembang mengatakan, selain batik Lasem, Rembang juga dikenal sebagai salah satu peracik kopi terbaik di Indonesia.

Industri kopi juga memiliki peran besar dalam penyerapan tenaga kerja di Kabupaten Rembang. Oleh karenanya, eksistensi para pelaku usaha kopi perlu didukung dan diberdayakan.

Kuswandi dan rekan-rekan telah mendorong pertumbuhan industri kopi Rembang melalui berbagai program, mulai dari pengadaan pelatihan pemasaran produk, memfasilitasi kepengurusan Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (SPP-PIRT) hingga sertifikasi produk halal.

Baca Juga :   Selain Pengundian Nomer, KPU Perlu Agendakan Deklarasi

“Kopi kita juga nggak kalah, kita bukan penghasil kopi, tapi banyak pengusaha kopi di sini dan kita fasilitasi dari PIRT dan sertifikasi halal gratis,” ungkapnya.

“Kita dampingi terus biar bagus. Mereka juga kita data dan kita bina. Kita beri pelatihan packaging. Kita edukasi dan mereka semangat,” imbuh Kuswandi kepada Mitrapost.com saat ditemui di kantornya, Rabu (24/11/2021).

Ia menjelaskan, untuk mendapatkan beberapa pembinaan, terlebih dahulu para pengusaha diwajibkan mengurus Nomor Induk Berusaha (NIB) lewat apliaksi sistem perizinan berusaha terintegrasi secara elektronik yakni Online Single Submission (OSS). Bisa secara mandiri atau datang ke kantor DinindagkopUKM Rembang dengan bantuan petugas.

Selanjutnya, pelaku UMKM akan diuruskan SPP-PIRT ke Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten dan juga sertifikat halalnya ke Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Baca Juga :   Antusiasme Siswa Mengikuti Simulasi KBM Tatap Muka

Terkait waktu program SPP-PIRT dan sertifikat halal gratis menyesuaikan program kerja DinindagkopUKM.

“Setelah ada NIB nanti harus punya PIRT. Setelah itu keluar kemasan bagus kita arahkan ke halal. Semuanya pakai APBD Rembang. Semuanya kita dapat fasilitas dari dinas provinsi,” pungkas Kuswandi. (*)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Googlenews. silahkan Klik Tautan https://bit.ly/googlenewsmitrapost dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

 

Video Viral

Komentar