oleh

Setiap Bulan Dinsos Rembang Targetkan 10 Persen KPM Keluar dari Garis Kemiskinan  

Rembang, Mitrapost.com – Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (Dinsos PPKB) Kabupaten Rembang targetkan tiap bulan ada 10 persen Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) keluar dari garis kemiskinan.

Upaya ini sebagai tindak lanjut dari langkah Kementerian Sosial (Kemensos).

Menurut petugas pendamping PKH Dinsos PPKB Kabupaten Rembang Deddy Yunianto, saat ini pihaknya tengah fokus pada penanganan bantuan sosial (bansos) sehingga baru tahun ini graduasi PKH dilakukan kembali.

Ada dua agenda terkait dengan peningkatan PKH di Kabupaten Rembang. Yaitu peningkatan SDM pendamping PKH dan workshop yang salah satu agendanya adalah graduasi PKH.

“Jadi pada workshop kemarin, kami juga memberikan graduasi kepada PKH yang dirasa sudah berdaya dan mandiri, sehingga harus keluar dari PKH,” ujar Deddy yang saat itu diamanahi selaku panitia dalam acara Peningkatan SDM Pendamping PKH, beberapa waktu lalu.

Baca Juga :   Video : Berkat Program PKH, Angka Kemiskinan Ekstrem di Rembang Turun 50 Persen

Peningkatan SDM pendamping PKH dilakukan dengan tujuan agar pendamping PKH dapat terus mendampingi dan memberdayakan para KPM PKH demi keluar dari garis kemiskinan.

Menurut perhitungannya, saat ini lebih dari Rp 37 ribu KPM PKH di Kabupaten Rembang perlu mendapat pendampingan.

“Ada Rp 37 ribu yang sudah terdaftar PKH untuk tahun ini. Dan, Alhamdulillah hari Rabu kemarin kami juga meluluskan KPM PKH yang kami rasa sudah keluar dari garis kemiskinan,”kata Deddy saat diwawancarai, Selasa (30/11/2021).

Dengan adanya pendamping tersebut, Deddy berharap acara tersebut dapat memberikan edukasi bagi PKH.

“Kami harap PKH yang sudah merasa mampu, segera keluar dari program ini. Agar warga yang membutuhkan lainnya dapat segera dapat didampingi,” pungkas Deddy. (*)

Baca Juga :   Wana Wisata Kartini Mantingan Buka Kembali, 2 Hari dalam Seminggu

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

 

Komentar

Berita Terkait