Pati, Mitrapost.com – Dalam kegiatan pelaksanaan imunisasi kejar, Kewaspadaan Hepatitis Akut dan Menyongsong Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) yang digelar di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang, Kamis (2/5/2022) dengan diikuti serentak Dinas Kesehatan se-Jawa Tengah secara virtual kembali dicanangkan pada tahun 2022 ini.
Acara dihadiri langsung oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Ia mengungkapkan perlunya edukasi kepada orang tua perihal pentingnya imunisasi kepada anak.
Meskipun pada tahun 2021 yang lalu pelaksanaan BIAN sempat terkendala adanya pandemi Covid-19. Pihaknya berharap agar BIAN pada tahun 2022 bisa terlaksana dengan baik.
“Terkait terselenggaranya agenda ini, kami berikan apresiasi kepada pihak yang sudah terlibat. Dalam menyukseskan BIAN, tentunya adalah suatu hal penting yakni terkait edukasi kepada sasaran. Berdasarkan riset yang pernah dilakukan oleh forum anak, ternyata masih ada sebagian orang tua yang tidak berani mengimunisasi anaknya,” kata Ganjar saat memberikan sambutan pada agenda tersebut.
Diketahui bahwasanya BIAN merupakan pemberian imunisasi terhadap anak sebagai upaya Kementerian Kesehatan (Kemenkes) guna menutup kesenjangan imunitas bagi masyarakat, salah satunya akibat pandemi Covid-19.
Dalam pelaksanaannya nanti, si anak akan diberikan imunisasi tambahan campak rubela dan imunisasi kejar seperti OPV, IPV dan DPT-HB-Hib.
Pada hari yang sama, setelah mengikuti agenda pencanangan BIAN secara virtual di Pendopo Kabupaten Pati, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pati, dr. Aviani Tritanti Venusia mengungkapkan, sesuai arahan dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, pihaknya akan mulai melakukan imunisasi pada Juni, Juli, dan Agustus.
Lebih lanjut ia menjelaskan, dengan dilaksanakannya pencanangan selama tiga bulan tersebut diharapkan target imunisasi 100 persen pada anak bisa tercapai.
“Iya kita sesuai arahan dari Dinkes Provinsi Mas, selama 3 bulan ke depan kami akan lakukan imunisasi itu. Kalau secara target yang jelas kita harus capai 100 persen,” ungkapnya.
Dengan adanya instruksi, pihaknya juga mengimbau agar para masyarakat juga bisa mendukung program tersebut.
Aviani berharap agar para orang tua mulai sadar akan kesehatan anaknya dengan mengikuti imunisasi yang diselenggarakan di masing-masing posyandu.
“Iya justru yang perlu kami imbau adalah para masyarakat, silahkan untuk bisa datang bersama anaknya untuk diimunisasi,” pungkasnya. (*)






