oleh

Ribuan Pengendara Tidak Gunakan Helm Mendominasi Pelanggaran Ops Patuh Candi 2022 di Pati

anda ingin cepat kaya kerja sambil jalan - jalan di luar negeri? dan dapatkan gaji jutaan rupiah!! hubungi 0821-3869-9954

Pati, Mitrapost.com – Setidaknya terdapat sebanyak 2673 Kasus pengendara motor yang tidak menggunakan helm di kawasan Kabupaten Pati yang terjaring dalam Operasi (Ops) Patuh Candi 2022 yang digelar oleh Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pati.

Jenis pelanggaran tersebut, merupakan pelanggaran yang mendominasi pada Ops yang berlangsung selama dua minggu yakni dari tanggal 13 hingga 26 Juni 2022.

“pada Ops Patuh Candi tahun ini, sasaran tertinggi yang mendominasi pelanggaran yakni tidak menggunakan helm ataupun SNI, yakni sebesar 2673 kasus kami jaring,” kata Kepala Urusan Pembinaan Operasi (KBO) Satlantas Polres Pati, IPDA Muslimin saat dihubungi oleh tim mitrapost.com pada Senin, (27/6/2022).

Selanjutnya, kasus lainnya yang menjadi pencatatan tim Operasi, yakni sepeda motor yang menggunakan knalpot tidak sesuai standar atau brong terdapat sebanyak 924 kasus.

Baca Juga :   BPJS KC Pati Adakan Acara Perluasan Kerjasama Fasilitas Kesehatan

Sedangkan untuk kasus pengendara motor dibawah umur, pihaknya telah menjaring sebanyak 142 kasus.

Lalu jenis pelanggaran seperti boncengan tiga orang, melawan arus, dan menggunakan HP saat berkendara, masing-masing sebanyak 40, 27, dan 34 kasus pelanggaran.

“Total untuk pelanggar sepeda motor setidaknya kami data sebanyak 4868 kasus, dan itu bermacam-macam jenisnya mas, yang tertinggi yang tidak gunakan helm. Kemudian untuk pelanggaran jenis lain-lain seperti Melawati Marka atau lainya ada sebanyak 440 kasus,” terang IPDA Muslimin.

Selain itu, pihaknya juga mengungkapkan perihal pelanggaran yang dilakukan oleh pengendara mobil dan jenis kendaraan lainnya dengan menggunakan sistem tilang Electronic Traffic Low Enforcement (ETLE) Mobile.

Baca Juga :   DPRD Pati Prihatin Upah Guru Honorer Masih Kecil

Dengan jumlah pelanggaran yang dilakukan sebanyak 588 perkara. Diantaranya gunakan HP saat menyetir 66 kasus, kemudian tidak gunakan safety belt terdapat 65 perkara.

“Untuk ops patuh candi sendiri kita menggunakan sistem tilang ETLE mobile, ini juga diterapkan bagi pengendara selain motor, kasusnya ada banyak total 588 perkara selama dua Minggu kita gelar,” pungkasnya. (*)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mitrapost.com  di Googlenews. silahkan Klik Tautan https://bit.ly/googlenewsmitrapost dan jangan lupa tekan tombol "Mengikuti"

Jangan lupa kunjungi media sosial kami

 

Video Viral

Komentar