Pati, Mitrapost.com – Rendahnya tingkat kehadiran kegiatan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) bagi ibu dan anak di sejumlah kecamatan Kabupaten Pati sangat menghawatirkan.
Hal tersebut telah disampaikan kepada Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Pati, bahwasannya selama ini tingkat kehadiran masyarakat di Posyandu paling banyak pada bulan Februari dan Agustus.
Sebab, pada bulan Februari dan Agustus adalah kegiatan Posyandu yang disertai dengan pembagian vitamin A maupun obat kecacingan. Sementara untuk kehadiran ibu dan anak di bulan lainnya cenderung sedikit.
Berdasarkan keterangan tersebut, Anggota Komisi D DPRD Pati menyoroti hal yang membuat kehadiran kegiatan posyandu sepi di Kabupaten Pati.
Muntamah mengatakan, hal ini sangat mengkhawatirkan dan memprihatinkan, di mana akan menjadi titik perhatian terkait rendahnya kehadiran posyandu.
“Kami sangat khawatir bahkan prihatin dengan hal ini, padahal kegiatan posyandu sangat penting untuk memantau tingkat kesehatan anak balita dan ibunya,” pungkasnya.
Lebih lanjut, pihaknya menegaskan, monitoring dilakukan guna meningkatkan kehadiran setiap kegiatan posyandu saat ini.
“Kami mendorong Pemkab melalui Dinkes untuk melakukan memonitoring secara sungguh-sungguh Posyandu di Kabupaten Pati yang kehadirannya sedikit,” ucap Anggota Komisi D DPRD Kabupaten Pati, Muntamah.
Muntamah mengimbau kepada masyarakat, terutama pada ibu untuk selalu datang menghadiri kegiatan posyandu yang sebulan sekali karena untuk peduli kesehatan anaknya, sehingga jika ibu sehat anak juga ikut sehat. (adv)



