Mitrapost.com – Abdullah Azwar Anas, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) mengungkapkan bahwa pihaknya telah selesai membahas tunjangan tunjangan pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) yang pindah ke Ibu Kota Nusantara (IKN).
Hal ini disebut dengan tunjangan pionir ini diberikan khusus kepada para pegawai ASN yang pindah pertama ke IKN. Salah satunya adalah tunjangan kepindahan.
“Sudah kita rumuskan, ada tunjangan kepindahan, packing, kemudian tunjangan mereka berangkat dengan keluarganya ke tempat itu,” kata Anas usai Peresmian Bersama Mal Pelayanan Publik dan Percepatan Penyelenggaraan MPP Digital, di Hotel The Ritz-Carlton, Mega Kuningan, Jakarta, dikutip dari Detik News, pada Jumat (8/3/2024).
Dalam hal ini, pemerintah menetapkan skala prioritas kepindahan ASN ke IKN. Mereka adalah ASN Pertahanan dan Keamanan (Hankam), ASN muda.
“Dapat tunjangan naik pesawat, yang jauh naik pesawat. Kecuali yang dekat mungkin (bisa naik kapal laut), bawa lemari, bawa apa,” tuturnya.
Pelaksanaan Upacara 17 Agustus di IKN juga menurut Anies akan tercapai pada tahun ini.
“Kemarin kami dengan presiden topping off terkait kesiapan hunian ASN yang ada di IKN. Saya sendiri agak terkaget-kaget karena sebelumnya belum ada apa-apa. Sekarang towernya sudah, wah… Sudah penutupan anu, lantai paling atas. Jadi sangat cepat sekali. Dan apartemennya 90 meter jadi cukup gede,” ujarnya.
Sebelumnya, Anas juga sempat membocorkan bahwa ASN pionir yang pindah ke IKN juga akan mendapatkan tunjangan anak.
“Kita sedang cari opsi. Memang Pak Presiden kemarin minta coba dirumuskan tunjangan untuk anak yang pindah pertama, ini untuk keluarga ini,” kata Anas, dalam Konferensi Pers di Kantor Kementerian PAN-RB, Jakarta Selatan, Jumat (22/12/2023).
“Beliau (Jokowi) mencontohkan, misalnya seperti di Bank Indonesia kan ada tunjangan itu. Tunjangan keluarga kita sedang rumuskan tapi yang paling penting sekolah bagus kan tidak harus mahal,” sambungnya.
Redaksi Mitrapost.com






